Wisata Negara China Qingdao

Daftarwisatadichina.web.idKota Qingdao di Provinsi Shandong, Cina, tidak dikenal. Karena, pada kenyataannya, provinsi Shandong tidak setenar Beijing atau Shanghai. Tetapi tidak buruk jika saya mencoba memperkenalkan provinsi ini melalui Kompasiana. Selama lebih dari lima tahun tinggal di provinsi ini, saya tidak bisa melupakannya. Jika Anda pernah datang ke kota-kota di Cina dan memiliki waktu untuk mengunjungi Qingdao, Anda mungkin akan terkejut dengan keramahan orang-orang. Ya, kota Qingdao di Provinsi Shandong, Cina, terkenal dengan orang-orangnya yang ramah. Mungkin ini adalah satu-satunya kota di Cina di mana rata-rata masyarakatnya sangat ramah.

Kenapa saya bisa bilang mereka ramah? Tak kenalpun, jika kita berpapasan dengan mereka maka mereka akan menyapa ataupun setidaknya memberi senyum. Belum cukup ramahnya? Jika kita terlihat seperti orang yang bingung karena tersesat, tak segan mereka akan membantu ataupun setidaknya menanyakan pada kita sedang kesulitan apa. Makan di pinggir jalan jangan khawatir harga bakalan dinaikkan berlipat-lipat kalau tahu kita orang asing, karena di sana mereka hanya akan memberi harga yang sama untuk setiap orang. Gak ada yang membeda-bedakan harganya. Jadi jangan khawatir ditipu masalah harga.

Menutip dari embah Wikipedia, “Provinsi ini terletak di bagian hilir Huang He (Sungai Kuning) dan memanjang ke laut dalam bentuk Semenanjung Shandong. Shandong berbatasan dengan Teluk Bohai di utara, Hebei di barat laut, Henan di barat, Jiangsu di selatan, dan Sungai Kuning di tenggara; dia juga berbagi perbatasan dengan Anhui, antara Henan dan Jiangsu.”

Ibu Kota dari Provinsi ini adalah Jinan namun kota Terbesarnya adalah Qingdao. Agak-agak sulit juga kalau mau ke Qingdao karena jika dari Indonesia tidak ada pesawat yang langsung menuju ke kota ini. Jika ingin menuju ke Qingdao maka salah satunya adalah melalui transit dulu di Guangzhou ataupun ke Korea. Kalau saya lebih memilih transit di Incheon Korea mengingat Incheon sudah sering saya kunjungin jadi biar gak bingung. Jika menyebut Qingdao spellingnya: “King-tau”

Banyak destinasi yang bisa anda kunjungi di kota ini yaitu :

Wushi Guangchang (May Fourth Square)
Ini terletak dijantung kota Qingdao, tepatnya di Donghai West Road Shinan District. Untuk menuju ke tempat ini bisa naik bus bisa juga naik taksi. Tapi carilah taksi yang bisa masuk ke kota karena ada beberapa taksi yang tidak boleh melewati areanya. Sebaiknya tanya dahulu apakah bisa sampai ke sana atau tidak. Untuk naik taksi tarif di sini tak mahal ada juga sebenarnya taksi gelap. Taksi gelap biasanya merupakan mobil pribadi yang dipakai untuk naksi. Tarif taksi gelap juga gak mahal tergantung kita pintar-pintar nawarnya. Biasanya sopir taksi gelap tidak akan mempermainkan harga. Harganya paling selisih 2 atau 2 Yuan saja dengan taksi biasa. Namun jika ingin naik bus bisa juga, ongkos bus antara 1 sampai 1,5 Yuan.

Wushi Guangchang merupakan patung yang menjadi landmark kota Qingdao. Di sini juga disebut alun-alunnya orang Qingdao. Jika diamati patung ini benar-benar unik bentuknya, apalagi ditambah dengan warna merah yang menyala. Jika malam hari patung ini menjadi yang paling terlihat oleh mata dibandingkan bangunan-bangunan disekitanya. Posisi patung Wushi Guangchang juga menghadap ke laut kuning. Patung ini dibangun untuk memperingati kebangkitan para pemuda pemudi yang berdemo.

Jika ingin melihat-lihat patung ini, pengunjung tak dipungut biaya sama sekali alias gratis. Hanya saja jika membawa kendaraan di sini tarif parkir mahal banget bisa 10 Yuan sampai dengan 50 Yuan, tergantung berapa lama parkirnya. Jika sore hari banyak banget orang yang sekadar jalan-jalan menghirup udara pantai atau olahraga jojing, bermain layang layang, atau hanya sekadar duduk santai sambil memerhatikan debur ombak di pinggir pantai.

Di Wushi Guangchang jika ingin naik kapal mengitari pantai bisa juga hanya dengan uang 50 Yuan (untuk dewasa) dan 30 Yuan (untuk anak-anak) bisa keliling pantai naik kapal selama 30 menit. Di sini juga ada beberapa toko yang menjual pernak pernik hiasan dari kerang kerang laut. Di tempat ini juga favorit masyarakat bermain layang-layang karena angin yang kencang bisa bikin layang-layang mudah banget naiknya. Di dekat patung Wushi Guangchang juga ada lokasi wisata yang lain yaitu Qindao Olympic Sailing Center Tourist. Jadi datang ke tempat ini bisa mengujungi lokasi wisata yang lainnya.

Qindao Olympic Sailing Center.
Lokasinya masih sama dengan Wushi Guangchang hanya pakai jalan kaki gak pake lama sudah sampai kok. Di tempat ini kita bisa lihat tiang semua bendera dari berbagai negara. Untuk masuk ke tempat ini mesti bayar tiket dulu. Qingdao Olympic Sailing Center dibuat untuk perlombaan olahraga layar, karena pada tahun 2008 dipakai olimpiade kapal layar. Sampai saat inipun dijadikan tempat latihan olahraga layar. Ada beberapa koleksi kapal-kapal layar di sini. Sepintas dari jauh saya lihat gedung Qingdao Olympic Sailing Center mirip dengan keong mas TMII tapi pas dekat enggak juga.

Jimo Shi (Jimo Market)
Masih dekat lokasi Wushi Guangchang. Ternyata ada pasar barang palsu, letaknya di Liaochang Sihbei Distric. Untuk menuju ke tempat ini kita mesti berkendaraan dahulu keluar dari area Wusi, letaknya sebenarnya hampir berseberangan dengan area Wushi. Jadi mesti putar arah. Gak sampai 15 menit sudah bisa kok menuju ke sana. Di pasar ini banyak sekali barang-barang tas dan jam dari merek terkenal seperti Gucci, Prada bahkan Hermes juga banyak. Tapi jagan salah semuanya di sini adalah barang aspal (asli tapi palsu). Harganya juga murah untuk kualitas, yaaa lumayan lah. Disarankan kalau mau berbelanja disini mesti super tega nawarnya, karena biasanya kalau pedagang kasih harga 100 Yuan bisa kita tawar hingga 20 Yuan ^_^ jauh kan nawarnya. Hehe2.

Di sini juga selain pasar barang palsu ada juga pasar makanan hasil laut berdiri sejak 1902. Masih di kawasan Jimo Shi. Nah kalau cape jalan-jalan habis melihat dan berbelanja aneka barang mampir dulu deh makan makanan hasil laut seperti cumi bakar, udang bakar sampai kepiting bakar juga. Harganya juga lumayan murah kok. Jangan khawatir apalagi di sini kebanyakan makanan halal.

Baca juga : Wisata Lanzhou Minoritas Muslim

Taidong Commercial Walk Street
Nah kalau muter-muter jalan yang ada di Jimo Shi nanti bisa juga lihat bangunan-bangunan gedung apartemen yang dilukis berbagai macam lukisan. Bukan cuma satu atau dua gedung saja tapi hampir rata-rata di kawasan Taidong bagunannya dilukis dengan lukisan yang unik. Gak bosen kok kalau menyusuri jalan Taidong apalagi di sepanjang jalan merupakan pertokoan berbagai macam barang. Saya yakin anda akan betah berlama-lama hehe bagi saya nih tempat adalah surganya belanja. Cuma jangan sering-sering datang ketempat ini salah salah nanti malah kantong jadi jadi kering.

Lihat seluruh gedung dilukis begitu rupa sedikit heran gimana caranya ya? Lukisan bisa nyambung gitu di seluruh bangunan. Padahal rata-rata apartemen tersebut bisa sampai 12 tingkat. Duh perlu berapa banyak seniman nih buat ngerjain lukisan seperti itu.

Sheng Miaer Dajiaotang (Katedral St. Mikael)
Ada juga sebuah Gereja Katolik dan Protestan di Qingdao ini letaknya juga hampir berdekatan yaitu di 15 Zhejiang Lu. Gereja ini adalah tempat favorit pengambilan foto prawedding. Terbukti banyak banget pasangan yang berpakaian pengantin sedang bergaya diambil fotonya oleh fotografer, baik yang profesional maupun yang amatiran. Lihat gereja ini mirip seperti katedral-katedral peninggalan jaman dulu yang pernah saya lihat seperti di HCM dan Hanoi. Di Qingdao ada juga sebuah Gereja Protestan peninggalan jaman dahulu, namanya Jidu Jiaotang (Protestant Church). Tempatnya juga gak jauh dari sini dekat dengan Signal Montain Park.