Tempat Wisata Kota Tua Kerajaan di China

Tempat Wisata Kota Tua Kerajaan di China – China memiliki banyak sekali cerita dan sejarah. Salah satu yang terkenal sampai ke seluruh dunia adalah, sejarah kerajaan-kerajaan yang ada disana.Kota-kota berisikan bagunan-bangunan tradisional China yang eksotis tentu saja tidak boleh diabaikan dari daftar kunjungan wisata ke China. Nah, agar kamu tidak melewatkannya, berikut 5 kota tua di China dengan nuansa kerajaan yang kental.

Tempat Wisata Kota Tua Kerajaan di China

Xi’an

Di samping Beijing, Xi’an juga dikenal sebagai salah satu bekas ibu kota Kekaisaran China kuno. Di kota inilah, China pertama kali dipersatukan di bawah kekuasaan Dinasti Qin (221–206 SM). Perannya semaking penting di masa Dinasti Han Barat (206 SM-9 M) dan Dinasti Tang (618–907 M).

Di ibu kota Provinsi Shaanxi ini Sahabat Silir bakal menemukan jejeran benteng dan bangunan bekas kerajaan yang dirawat dengan sangat profesional. Situs bersejarah Terracotta Army yang legendaris pun bisa kamu temukan di Xi’an.

Nanjing

Di masa modern, Nanjing merupakan salah satu kota tua di China yang sangat makmur. Pusat kotanya dijejali oleh tumpukan gedung pencakar langit. Dalam waktu dekat, ibu kota Provinsi Jiangsu ini bakal menjadi kota pertama di China yang memiliki vertical forest, yaitu taman yang dibangun memanjang ke atas pada sebuah gedung bertingkat.

Namun, siapa sangka di balik wajahnya yang modern, Nanjing pernah menjadi pusat kekaisaran Dinasti Jin (265–420 M). Berkat perannya yang sental inilah, Kota Nanjing masih memelihara pemukiman tradisional China yang memanjang di pinggir Sungai Yangtze.

Baca Juga :Fakta Menarik Mengenai Shanghai

Louyang

Dipandang sekilas, Louyang tak ubahnya kota industri China pada umumnya. Nuansa kerajaan yang di Louyang baru dapat dirasakan jika Sahabat Silir berkunjung langsung ke salah satu kota tua di China ini.

Suasana peradaban China kuno di Louyang masih dapat diketemukan di antara benteng-benteng khas Kekaisaran China yang mengepung sekeliling kota. Lebih mangagumkannya lagi, di antara bangunan-bangunan bersejarah di Louyang ada yang disulap menjadi pusat perbelanjaan modern yang khas.

Kaifeng

Kaifeng berperan sebagai pusat Kekaisaran China antara tahun 907 dan 1127. Sejak saat itu pula, kota yang terletak di Provinsi Henan ini sempat dibangun ulang beberapa kali.

Pemandangan yang paling ikonik ialah sebuah gerbang megah beratap tradisional China yang menjadi jalur keluar-masuk di pusat kota. Tak hanya itu, Kaifeng juga masih memelihara pemukiman-pemukiman tradisional China, serta sebuah pagoda besi yang tak pernah surut menarik minat wisatawan.

Anyang

Di antara ibu kota Kekaisaran China kuno, Anyang mungkin yang tertua. Sejarah kota di Provinsi Henan ini dapat ditarik ke masa 3000 tahun silam, ketika masa kekaisaran Dinasti Shang (1600–1046 SM).

Saking tua usianya, sejarawan China masih memperdebatkan keabsahannya bukti-bukti sejarah di Kota Anyang. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi nuansa kerajaan  yang ditunjukan melalui sederet pagoda-pagoda kuno di Anyang.

Kemajuan gaya hidup dan teknologi di China ternyata tak cukup melumpuhkan nuansa kerajaan di kota-kota tua di China tersebut. Selain berkat pemeliharaan sejumlah situs peninggalan yang terdapat di titik-titik perkotaan, nafas budaya kekaisaran masih terus dirayakan.