Taman Nasional Dan Kota Kuno China

Taman Nasional Dan Kota Kuno China

daftarwisatadichina.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Taman Nasional Dan Kota Kuno China.  Berikut ini kami akan memberikan pembahasan yang berkaitan denganartikel yang membahas mengenai Taman Nasional Dan Kota Kuno China

Kota Kuno Dukezong
Di antara 147 pedesaan Tibet di Tiongkok, Dukezong merupakan yang terbesar dan paling terpelihara. Kawasan ini juga merupakan rumah bagi komunitas Tibet kuno terbesar. Kota ini memiliki sejarah berusia 1.300 tahun serta pernah menjadi perhentian utama “Tea-horse Road” kuno dan tempat pertemuan orang-orang Han dan Tibet. Kota ini dikenal sebagai ‘jejak kaki Shangri-La’ dan ‘kota cahaya bulan’ karena pada malam yang cerah, kota kuno ini memancarkan kilau warna perak. Cara hidup lama orang Tibet terpelihara dengan baik di Kota Tua Dukezong.

Catur ala Tibet dimainkan oleh penduduk setempat sebagaimana selama 1.000 tahun terakhir. Lonceng kuda masih terdengar di sepanjang jalan karavan kuno. Api unggun yang menyala di alun-alun kota setiap malam menyinari musisi lokal saat mereka bernyanyi dan memainkan instrumen tradisional. Pada tahun 2014, kebakaran besar menghancurkan banyak bangunan di Kota Kuno dan tempat ini ditutup untuk umum selama hampir dua tahun. Sekarang, Dukezong kembali beroperasi dan merupakan tujuan wajib saat kamu liburan di Desa Shangri-La karena dari sini kamu tinggal jalan kaki untuk menjangkau Kota Kuno Dukezong. Bersiaplah untuk menghabiskan setidaknya 3 hingga 4 jam menjelajahi kota, toko-toko dan arsitektur tradisional di sepanjang jalan.

Taman Nasional Potatso
Taman Nasional Potatso adalah taman nasional pertama di Tiongkok. Terletak di pusat “Three Parallel Rivers” dan merupakan situs Peninggalan Alam Dunia UNESCO. Dalam bahasa Tibet, Potatso berarti “menyeberangi danau dengan perahu dibantu oleh dewa”. Taman ini adalah rumah bagi danau yang indah, lahan basah, hutan, padang rumput, arus perairan, tumbuhan dan hewan langka. Budaya dan tradisi Tibet juga merupakan bagian dari taman. Taman ini berjarak 22 km (13,5 mil) di sebelah barat daya kawasan pusat kota Shangri-la dan mencakup area seluas 298 km persegi (115 mil persegi). Biaya masuknya 138 CNY (sekitar 292.000 IDR) dan biaya bus wisatanya 120 CNY (sekitar 254.000 IDR). Rencanakan untuk menghabiskan setidaknya setengah hari di sini kalau kamu ingin melihat situs-situs utama.

Baca Juga :Wisata Religi Biara Songzanlin

Taman ini menyediakan rute yang telah ditentukan dan kamu akan melakukan perjalanan antar situs dengan naik bus wisata. Bus pertama membawamu ke Danau Shudu, lalu ke Padang Rumput Militang, dan akhirnya ke Danau Bita Hai. Situs-situs tersebut dihubungkan oleh papan kayu dan tersedia banyak area istirahat, toko makanan ringan dan papan petunjuk untuk memandumu. Taman Nasional Potatso buka dari tanggal 1 November hingga 31 Maret dari jam 8:00 pagi hingga jam 4:00 sore dan dari tanggal 1 April hingga 31 Oktober dari jam 7:30 pagi hingga 4:00 sore.