Rekomendasi Kota di Cina Yang Serupa Dengan Venesia

Rekomendasi Kota di Cina Yang Serupa Dengan Venesia

Daftarwisatadichina.web.id – Identik dengan tempat romantis, Venesia menjadi salah satu destinasi yang banyak diminati oleh para wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Terkenal karena wisata kanal, membuat banyak negara, akhirnya menciptakan replika Kota Venesia sebagai objek wisata mereka.

Buat kalian yang ingin sekali merasakan nikmatnya menelusuri kota dengan kanal sesungguhnya tanpa merogoh kocek cukup banyak seperti ke Venesia. Beberapa kota yang berada di Cina ini bisa dijadikan pilihan. Apalagi penampakan kota ini hampir serupa dengan Venesia lho, dan tentunya bukanlah replika. Selain kaya akan sejarah, kota-kota berikut ini layak juga dikatakan sebagai destinasi romantis. Penasaran? berikut ini silahkan simak pembahasan mengenai kota di cina yang mirip dengan venesia :

1. Zhouzhuang
Menyusuri jalanan dengan pemandangan klasik yang berasal dari bangunan bergaya Cina kuno, mengunjungi tempat-tempat bersejarah, mengambil foto, menaiki perahu di kanal maupun danau, ialah beberapa kegiatan menarik yang dapat kamu lakukan selama berada di kota ini.

Kota Zhouzhuang ialah kota yang cukup terkenal di Cina. Zhouzhuang memiliki sekitar 1.000 rumah tangga yang tinggal di rumah-rumah tua khas Tiongkok lama, yang dibangun sejak zaman Dinasti Ming dan Qing.

Karena penduduk setempat memiliki mata pencaharian sebagai pengrajin, kamu akan menjumpai banyak toko cendera mata yang menjajakan barang dagang hasil buatan waganya seperti sepatu kepala matahari, tenun bambu Zhouzhuang, dan kompor khas Zhouzhuang. Jadi, kamu gak bingung lagi untuk mencari oleh-oleh untuk orang di rumah.

2. Wuzhen
Kota yang telah berdiri sejak 1300 tahun yang lalu ini adalah kota air yang memiliki gaya arsitektur bangunan khas Jiangna, salah satu wilayah di selatan hilir Sungai Yangtze. Yang membedakan kota ini dengan lainnya ialah, bangunan rumah-rumahnya terbuat dari batu bata hitam dengan lantai keramik berwarna abu-abu, kontras dengan warna dinding yang dominan putih.

Selain menikmati kota dengan berkeliling melalui kanal, kamu dapat melakukan aktivitas lainnya seperti berkunjung ke museum tempat tidur kuno, lokakarya kain indigo, atau bagi kalian yang ingin mengenal lebih dekat Kota Wuzhen, dapat menyaksikan secara langsung teater wayang kulit.

3. Zhujiajiao
Jika Kota Wuzhen memiliki khas Jiangna pada bentuk bangunannya, lain hal dengan Zhujiajio yang mengadaptasi bentuk bangunan khas Distrik Qingpu, salah satu daerah di Sungai Yangtze. Di sini, terdapat 10.000 bangunan yang berasal dari Dinasti Ming dan Dinasti Qing.

Keunikan kota air ini terlihat pada jalur airnya yang berliku alias zigzag, membuat wisatawan yang melakukan perjalanan menggunakan gondola sangat menikmati sekali setiap sudut kota.

4. Xitang
Buat kalian yang ingin sekali menikmati suasana penuh kedamaian dan tidak cukup ramai, Xitang tempatnya. Tak seperti kota-kota lainnya yang fokus dalam kegiatan komersil, Xitang adalah tempat yang fantastis untuk merasakan kesederhanaan. Ibarat sebuah musik, Xitang seperti musik seruling yang jernih, merdu, dan cukup menenangkan hatimu.

Wuguniang Theme Park & ​​Western Garden, China Button Museum, Aula Ukiran Akar, Kuil Raja Huguo Suiliang, Gedung Pameran Ukiran Kayu Ming & Qing, Taman Zui , ialah beberapa tempat menarik yang dapat kamu kunjungi selama di Kota Xitang.

Baca Juga : Destinasi Wisata di Tianjin Populer dan Wajib Anda Dikunjungi

5. Nanxun
Sama halnya Xitang, Nanxun juga bukanlah kota yang dikomersilakan seperti yang lainnya. Jadi kamu masih dapat menikmati suasana kota tua ini tanpa berdesak-desakan atau dihimpit banyak kerumunan wisatawan lainnya. Umumnya bangunan kota di Cina hanya berkiblat pada arsitektur Cina kuno saja, lain hal dengan Nanxun yang berpadu dengan gaya Eropa.

Terlepas dari situs bersejarah, jika beruntung kamu akan dibuat terkesima dengan acara pernikahan yang berlangsung di sini. Di mana, kamu akan menyaksikan perahu-perahu didekorasi dengan bunga dan pita merah, pengantin yang mengenakan pakaian pernikahan gaya tradisional Cina, dan lantunan musik tradisional yang mengiringi. Yup, pernikahan warga di sini umumnya di gelar diatas perahu-perahu kanal.

6. Tongli
Kamu pasti setuju jika Kota Tongli paling indah diantara kota lainnya. Tongli, didirikan pada Dinasti Song dan memiliki sejarah lebih dari 1.000 tahun. Kota ini paling ramai wisawatawan karena memang di Tongli, paling banyak objek wisata yang bisa dikunjungi selain menikmati keindahan kota dengan menaikki gondola.

Tongli masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO, karena sejarah dan penampakan kotanya yang indah dan terawat dengan baik. Jika sampai di Tongli, jangan lupa untuk menyempatkan mampir di tiga jembatan yang bernama Taiping (jembatan kedamaian), Jili (jembatan keberuntungan), dan Changqing (jembatan perayaan). Konon tiga jembatan tersebut, ialah landmark penting kota Tongli dan dianggap sebagai bangunan suci oleh penduduk setempat.

7. Luzhi
Dahulu, Kota Luzhi memiliki nama lain yaitu Puli. Menurut sejarah, kota ini dinamai oleh penyair pertapa Dinasti Tang, yang bernama Lu Guimong. Kota Luzhi terkenal karena beberapa peninggalan sejarah dan budaya, seperti kuil Baosheng, Wansheng Rice Company, dan Kuil Bunga Teratai Putih dari Dinasti Song Utara. Tidak sekedar cantik, kota ini pernah dianugerahi Penghargaan Pelestarian Kotapraja oleh UNESCO pada tahun 2004.

Suzhou Gardens, Suzhou

Suzhou Gardens, Suzhou

Suzhou Gardens, Suzhou – Estetika yang elegan dan kehalusan taman para cendekiawan ini dan gaya dan fitur mereka yang halus sering ditiru oleh berbagai taman di bagian lain Cina, seperti yang ada di Chengde Mountain Resort. Sekelompok taman di wilayah Suzhou , provinsi Jiangsu , Cina, yang telah ditambahkan ke Daftar Warisan Dunia UNESCO .

Mencakup periode hampir seribu tahun, dari Song Utara ke akhir dinasti Qing (abad 11-19), taman-taman ini, sebagian besar dibangun oleh para sarjana, menstandarkan banyak fitur kunci dari desain taman Cina klasik dengan lanskap buatan yang ditiru meniru pemandangan alam berupa bebatuan, bukit, dan sungai dengan paviliun dan pagoda yang berlokasi strategis.

Estetika yang elegan dan kehalusan taman para cendekiawan ini dan gaya dan fitur mereka yang halus sering ditiru oleh berbagai taman di bagian lain Cina, termasuk berbagai Taman Kekaisaran, seperti yang ada di Chengde Mountain Resort. Menurut UNESCO , kebun-kebun di Suzhou “mewakili pengembangan desain taman lanskap Tiongkok selama lebih dari dua ribu tahun,” dan mereka adalah “bentuk seni taman yang paling halus”.

Baca juga :

Taman lanskap ini berkembang di pertengahan Ming hingga dinasti Qing awal, menghasilkan sebanyak 200 taman pribadi. Saat ini, ada 69 taman yang dilindungi di Suzhou, dan semuanya ditetapkan sebagai “Situs Warisan Nasional” yang dilindungi. Pada tahun 1997 dan 2000, delapan taman terbaik di Suzhou bersama satu di kota kuno terdekat Tongli dipilih oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia untuk mewakili seni taman klasik bergaya Suzhou.

Perancang taman Suzhou yang terkenal meliputi Taman Administrator Humble – Taman Terbesar Suzhou,
Taman Lingering – Terkenal karena Arsitekturnya Yang Mencengangkan, Master of the Nets Garden – Taman Terkecil Suzhou, Taman Lion Grove – Didominasi oleh Formasi Batuan yang Rumit, Paviliun Canglang – Taman Tertua di Suzhou.