Wushan Nightmarketnya China

Wushan Nightmarketnya China

daftarwisatadichina.web.id Artikel kali ini berisikan ulasan dan pembahasan yang berkaitan dengan kehidupan di pasar malam di China. Lebih tepatnya pasar Malam Wushan. Berikut Artikel mengenai Pasar Malam Wushan.

Saat matahari terbenam, pedagang sudah membuka lapaknya dan penyanyi opera dan peramal mulai berdatangan. Selamat datang ke Pasar Malam Temple Street, pasar malam popular yang berasal dari nama Kelenteng Tin Hau dipusat atraksi ini. Lokasi ini sangat kental akan suasana lokal dan menjadi latar banyak film terkenal.Oleh-oleh, cangkir, elektronik, jam, pakaian pria, giok,dan antik diperiksa dan ditawar. Nasi, seafood, mie, dan jajanan disantap lahap.

Setiap harinya, banyak orang dari seluruh dunia datang ke Wushan untuk membeli barang grosir yang akan dijual kembali di negara asal. Sebagian besar barang yang dijual di toserba US$ 1 di Amerika Serikat juga berasal dari Pasar Wushan.

Pasar Malam Wushan awalnya hanya dibangun dalam satu distrik dan dibuka untuk umum pada 2002. Sekarang Pasar Wushan sudah berkembang menjadi lima distrik dan menjadi rumah dari 200 ribu toko yang buka setiap harinya. Diperkirakan ada 200 ribu orang yang berkunjung ke sini.

Ketika mengunjungi Pasar Malam Wushan, Expedia dapat menyediakan Anda dengan luas Pasar Malam Wushan informasi, serta menghemat biaya hotel di dekatnya dan penerbangan! Bila bepergian ke Pasar Malam Wushan, meninggalkan banyak waktu untuk sight seeing – Anda tidak ingin melewatkan atraksi atas seperti Pasar Malam Wushan! Dan sebelum Anda pergi, pastikan untuk membaca Pasar Malam Wushan wisata kami panduan, diisi dengan semua yang perlu Anda ketahui untuk pengalaman Pasar Malam Wushan terbaik.

Baca Juga : Tujuan Wisata Asik Di Macao

Saking banyaknya toko yang ada di Pasar Wushan, dibutuhkan waktu selama setahun untuk menjelajahi setiap sudut pusat perbelanjaan. Pihak pengelola Pasar Wushan juga menyiapkan agen pedamping belanja untuk membantu pengunjung mencari bahan kebutuhannya agar tidak tersesat.

Tidak semua penduduk Indonesia berkesempatan untuk berkunjung dan menginjakkan kaki di dataran China. Tapi, pasti banyak di antara warga Indonesia yang memiliki barang berlabel ‘Made in China’.

Jika Anda penasaran darimana barang seperti ini berasal, bisa dipastikan barang-barang tersebut didapat dari Pasar Wushan. Pasar yang terletak di Provinsi Zhejiang, China ini merupakan tempat perbelanjaan grosir terbesar di Negeri Tirai Bambu.

Chengdu Rumah Panda China

Chengdu Rumah Panda China

Daftarwisatadichina.web.id – Ibukota Provinsi Sichuan yakni Chengdu mulai memperkenalkan pariwisatanya ke Indonesia. Lewat Chengdu-Jakarta Tourism Exchange yang diselenggarakan di Hotel Redtop, Deputy Director of Chengdu Tourism Administration, Yang Qiying memperkenalkan Chengdu kepada pelaku pariwisata di Indonesia.

“Chengdu adalah ibukota Provinsi Sichuan, merupakan kota budaya bersejarah terkemuka di Tiongkok. Daerah perkotaan dan desa percontohan reformasi komprehensif adalah salah satu dari tiga kota wisata terbaik di Tiongkok yg ditentukan Direktorat Pariwisata Nasional Tiongkok dan organisasi pariwisata dunia. Kota Chengdu juga adalah salah satu dari lima kota yg terdaftar di Organisasi Pariwisata PBB sebagai kota yang wajib mendapatkan pengamatan atas perkembangan berkelanjutan,” kata Yang.

Yang menjelaskan Chengdu merupakan kota yang telah ada sejak 2.300 tahun lalu, terkenal dengan rumah panda dengan pusat riset perlindungan panda di tengah kota.

Chengdu juga memiliki warisan budaya China dengan peninggalan kuno Shu, jejak reruntuhan di Desa Jisha, Gunung Qingcheng, Wuhou Temple yg terkenal dari Kisah Three Kingdoms, Du Fu Thatched Cottage tempat tinggal pujangga terkenal Dufu, Taman Bodhisatva Wenshu, juga kota-kota kuno yg terkenal oleh budaya seperti Huanglongxi, Pingle, Anren, dan Jiezi.

Chengdu juga terkenal sebagai pusat gastronomi dengan 6.000 jenis hidangan yang ada di kota ini.

“Chengdu adalah poros distribusi dan destinasi wisata penting di belahan barat China,” kata Yang.

Baca Juga : Bunga Meihua Bunga Kebanggaan Masyarakat Tiongkok

Karena letaknya yang strategis, seringkali Chengdu menjadi tempat perhentian wisatawan sebelum menuju lokasi wisata lain. Misalnya ke arah selatan Chengdu, wisatawan dapat Gunung Emei dan Big Buddha Leshan, serta kota padi Shangrila.

Kemudian ke arah barat, wisatawan dapat menuju Tibet dengan dua jam perjalanan via udara. Ke arah utara wisatawan dapat berkunjung ke Fairy World Jiuzhaigou.

Tahun 2016, tepatnya bulan Juni, maskapai Garuda Indonesia membuka penerbangan langsung dari Chengdu menuju Manado, Sulawesi Utara. Tanggal 15 Januari 2017, penerbangan langsung dari Chengdu ke Denpasar, Bali segera diluncurkan.

“Saya mengharapkan di masa mendatang bisa terealisasi kerja sama yang lebih solid dan dapat mendatangkan wisatawan di kedua negara lebih banyak lagi,” kata Yang.

Wajib Coba Liburan ke Hainan

Wajib Coba Liburan ke Hainan

Daftarwisatadichina.web.idLiburan ke China tidak hanya Beijing, tetapi juga menarik untuk mengunjungi Hainan. Pulau ini menawarkan tempat wisata yang lengkap. Dari wisata alam, budaya hingga keahlian memasak.

Hainan merupakan pulau tropis di sisi selatan China, yang dapat ditempuh dari Jakarta dengan penerbangan sekitar 7 jam. Perjalanan bebas visa yang diperkenalkan untuk 59 negara, termasuk Indonesia, membuat Pulau Hainan semakin menarik dikunjungi.

Hal ini juga didukung pembenahan bandara, membuka akses ke Facebook, YouTube dan Twitter bagi para wisatawan asing. Pulau yang dijuluki sebagai Hawaii-nya China itu pun punya beragam destinasi menarik buat mengisi liburan.

Dalam rilis Agoda kepada detikTravel, Kamis (4/10/2018), berikut ini sejumlah alasan kenapa traveler harus coba liburan di Hainan:

Cuaca bersahabat
Saat musim dingin, suhu di Hainan tidak terlalu ekstrem, hanya sekitar 19-25 derajat Celcius. Sedangkan musim panas memang akan lebih hangat, tetapi tetap nyaman, dengan suhu 24-35 derajat Celcius.

Banyak pantai cantik
Pantai menjadi salah satu atraksi utama di Hainan. Ada pantai pasir putih Sanya Bay, Pantai Dadonghai berbentuk bulan sabit yang asyik untuk berselancar dan parasailing, serta pantai sepanjang 7 km di Teluk Yalong yang jadi tempat untuk berenang, menyelam, resor dan lapangan golf. Perairan jernih dekat Pulau Wuzhizhou juga memungkinkan traveler melihat hingga 27 meter ke dasar laut.

Baca juga : Tempat Wisata Xiamen

Beragam pilihan objek wisata
Selain pantai, masih banyak lagi objek wisata lain di Hainan. Beberapa di antaranya adalah desa-desa nelayan, taman di puncak bukit Semenanjung Luhuitou, dan Taman Kawah Gunung Berapi atau Volcanic Crater Park. Sementara Pulau Monyet Nanwan adalah satu-satunya pulau di dunia khusus untuk idn poker para kera. Di dekatnya, ada Sea Turtles 911 yang merupakan rumah sakit khusus penyu laut. Kemudian ada pula Xinglong Tropical Botanical Gardens. Area seluas 400.000 km2 itu merupakan habitat bagi lebih dari 1.200 spesies tanaman, termasuk kopi, lada, cokelat dan durian.

Pengobatan tradisional China (TCM)
Pengobatan tradisional China di Hainan cukup populer. Pengobatan tradisional China begitu berkembang dan mendapat dukungan pemerintah, termasuk salah satu pusat pengobatan Rumah Sakit TCM Sanya.

Icip-icip kuliner lezat
Liburan ke Hainan tak lengkap kalau belum mencicipi kuliner lokal. Nasi ayam Hainan, yang rasanya familiar bagi lidah orang Indonesia, sebenarnya merupakan masakan lokal Wenchang, kota di Provinsi Hainan. Hainan juga dikenal dengan makanan lautnya, terutama lobster. Masakan istimewa lainnya adalah bebek Jiaji dan abalone.

Tersedia akomodasi murah hingga yang mewah
Hainan melayani semua kalangan wisatawan, mulai dari backpacker hingga kelas atas. Meski beberapa tahun terakhir, pulau ini mulai fokus pada perjalanan premium. Banyak hotel terkenal menawarkan akomodasi mewah di Pulau Hainan, termasuk Anantara, Banyan Tree, Conrad, Kempinski, Mandarin Oriental, Park Hyatt, Ritz Carlton dan St Regis. Tidak ketinggalan pendatang terbaru Atlantis Sanya.Proyek yang dibuka tahun ini, dimiliki dan dikelola oleh tim yang mengawasi Atlantis the Palm di Dubai. Atlantis Hainan dilengkapi menara dengan 52 lantai, suite bawah air, bahkan laguna scuba-diving dengan 270 spesies laut.

Wisata Negara China Qingdao

Wisata Negara China Qingdao

Daftarwisatadichina.web.idKota Qingdao di Provinsi Shandong, Cina, tidak dikenal. Karena, pada kenyataannya, provinsi Shandong tidak setenar Beijing atau Shanghai. Tetapi tidak buruk jika saya mencoba memperkenalkan provinsi ini melalui Kompasiana. Selama lebih dari lima tahun tinggal di provinsi ini, saya tidak bisa melupakannya. Jika Anda pernah datang ke kota-kota di Cina dan memiliki waktu untuk mengunjungi Qingdao, Anda mungkin akan terkejut dengan keramahan orang-orang. Ya, kota Qingdao di Provinsi Shandong, Cina, terkenal dengan orang-orangnya yang ramah. Mungkin ini adalah satu-satunya kota di Cina di mana rata-rata masyarakatnya sangat ramah.

Kenapa saya bisa bilang mereka ramah? Tak kenalpun, jika kita berpapasan dengan mereka maka mereka akan menyapa ataupun setidaknya memberi senyum. Belum cukup ramahnya? Jika kita terlihat seperti orang yang bingung karena tersesat, tak segan mereka akan membantu ataupun setidaknya menanyakan pada kita sedang kesulitan apa. Makan di pinggir jalan jangan khawatir harga bakalan dinaikkan berlipat-lipat kalau tahu kita orang asing, karena di sana mereka hanya akan memberi harga yang sama untuk setiap orang. Gak ada yang membeda-bedakan harganya. Jadi jangan khawatir ditipu masalah harga.

Menutip dari embah Wikipedia, “Provinsi ini terletak di bagian hilir Huang He (Sungai Kuning) dan memanjang ke laut dalam bentuk Semenanjung Shandong. Shandong berbatasan dengan Teluk Bohai di utara, Hebei di barat laut, Henan di barat, Jiangsu di selatan, dan Sungai Kuning di tenggara; dia juga berbagi perbatasan dengan Anhui, antara Henan dan Jiangsu.”

Ibu Kota dari Provinsi ini adalah Jinan namun kota Terbesarnya adalah Qingdao. Agak-agak sulit juga kalau mau ke Qingdao karena jika dari Indonesia tidak ada pesawat yang langsung menuju ke kota ini. Jika ingin menuju ke Qingdao maka salah satunya adalah melalui transit dulu di Guangzhou ataupun ke Korea. Kalau saya lebih memilih transit di Incheon Korea mengingat Incheon sudah sering saya kunjungin jadi biar gak bingung. Jika menyebut Qingdao spellingnya: “King-tau”

Banyak destinasi yang bisa anda kunjungi di kota ini yaitu :

Wushi Guangchang (May Fourth Square)
Ini terletak dijantung kota Qingdao, tepatnya di Donghai West Road Shinan District. Untuk menuju ke tempat ini bisa naik bus bisa juga naik taksi. Tapi carilah taksi yang bisa masuk ke kota karena ada beberapa taksi yang tidak boleh melewati areanya. Sebaiknya tanya dahulu apakah bisa sampai ke sana atau tidak. Untuk naik taksi tarif di sini tak mahal ada juga sebenarnya taksi gelap. Taksi gelap biasanya merupakan mobil pribadi yang dipakai untuk naksi. Tarif taksi gelap juga gak mahal tergantung kita pintar-pintar nawarnya. Biasanya sopir taksi gelap tidak akan mempermainkan harga. Harganya paling selisih 2 atau 2 Yuan saja dengan taksi biasa. Namun jika ingin naik bus bisa juga, ongkos bus antara 1 sampai 1,5 Yuan.

Wushi Guangchang merupakan patung yang menjadi landmark kota Qingdao. Di sini juga disebut alun-alunnya orang Qingdao. Jika diamati patung ini benar-benar unik bentuknya, apalagi ditambah dengan warna merah yang menyala. Jika malam hari patung ini menjadi yang paling terlihat oleh mata dibandingkan bangunan-bangunan disekitanya. Posisi patung Wushi Guangchang juga menghadap ke laut kuning. Patung ini dibangun untuk memperingati kebangkitan para pemuda pemudi yang berdemo.

Jika ingin melihat-lihat patung ini, pengunjung tak dipungut biaya sama sekali alias gratis. Hanya saja jika membawa kendaraan di sini tarif parkir mahal banget bisa 10 Yuan sampai dengan 50 Yuan, tergantung berapa lama parkirnya. Jika sore hari banyak banget orang yang sekadar jalan-jalan menghirup udara pantai atau olahraga jojing, bermain layang layang, atau hanya sekadar duduk santai sambil memerhatikan debur ombak di pinggir pantai.

Di Wushi Guangchang jika ingin naik kapal mengitari pantai bisa juga hanya dengan uang 50 Yuan (untuk dewasa) dan 30 Yuan (untuk anak-anak) bisa keliling pantai naik kapal selama 30 menit. Di sini juga ada beberapa toko yang menjual pernak pernik hiasan dari kerang kerang laut. Di tempat ini juga favorit masyarakat bermain layang-layang karena angin yang kencang bisa bikin layang-layang mudah banget naiknya. Di dekat patung Wushi Guangchang juga ada lokasi wisata yang lain yaitu Qindao Olympic Sailing Center Tourist. Jadi datang ke tempat ini bisa mengujungi lokasi wisata yang lainnya.

Qindao Olympic Sailing Center.
Lokasinya masih sama dengan Wushi Guangchang hanya pakai jalan kaki gak pake lama sudah sampai kok. Di tempat ini kita bisa lihat tiang semua bendera dari berbagai negara. Untuk masuk ke tempat ini mesti bayar tiket dulu. Qingdao Olympic Sailing Center dibuat untuk perlombaan olahraga layar, karena pada tahun 2008 dipakai olimpiade kapal layar. Sampai saat inipun dijadikan tempat latihan olahraga layar. Ada beberapa koleksi kapal-kapal layar di sini. Sepintas dari jauh saya lihat gedung Qingdao Olympic Sailing Center mirip dengan keong mas TMII tapi pas dekat enggak juga.

Jimo Shi (Jimo Market)
Masih dekat lokasi Wushi Guangchang. Ternyata ada pasar barang palsu, letaknya di Liaochang Sihbei Distric. Untuk menuju ke tempat ini kita mesti berkendaraan dahulu keluar dari area Wusi, letaknya sebenarnya hampir berseberangan dengan area Wushi. Jadi mesti putar arah. Gak sampai 15 menit sudah bisa kok menuju ke sana. Di pasar ini banyak sekali barang-barang tas dan jam dari merek terkenal seperti Gucci, Prada bahkan Hermes juga banyak. Tapi jagan salah semuanya di sini adalah barang aspal (asli tapi palsu). Harganya juga murah untuk kualitas, yaaa lumayan lah. Disarankan kalau mau berbelanja disini mesti super tega nawarnya, karena biasanya kalau pedagang kasih harga 100 Yuan bisa kita tawar hingga 20 Yuan ^_^ jauh kan nawarnya. Hehe2.

Di sini juga selain pasar barang palsu ada juga pasar makanan hasil laut berdiri sejak 1902. Masih di kawasan Jimo Shi. Nah kalau cape jalan-jalan habis melihat dan berbelanja aneka barang mampir dulu deh makan makanan hasil laut seperti cumi bakar, udang bakar sampai kepiting bakar juga. Harganya juga lumayan murah kok. Jangan khawatir apalagi di sini kebanyakan makanan halal.

Baca juga : Wisata Lanzhou Minoritas Muslim

Taidong Commercial Walk Street
Nah kalau muter-muter jalan yang ada di Jimo Shi nanti bisa juga lihat bangunan-bangunan gedung apartemen yang dilukis berbagai macam lukisan. Bukan cuma satu atau dua gedung saja tapi hampir rata-rata di kawasan Taidong bagunannya dilukis dengan lukisan yang unik. Gak bosen kok kalau menyusuri jalan Taidong apalagi di sepanjang jalan merupakan pertokoan berbagai macam barang. Saya yakin anda akan betah berlama-lama hehe bagi saya nih tempat adalah surganya belanja. Cuma jangan sering-sering datang ketempat ini salah salah nanti malah kantong jadi jadi kering.

Lihat seluruh gedung dilukis begitu rupa sedikit heran gimana caranya ya? Lukisan bisa nyambung gitu di seluruh bangunan. Padahal rata-rata apartemen tersebut bisa sampai 12 tingkat. Duh perlu berapa banyak seniman nih buat ngerjain lukisan seperti itu.

Sheng Miaer Dajiaotang (Katedral St. Mikael)
Ada juga sebuah Gereja Katolik dan Protestan di Qingdao ini letaknya juga hampir berdekatan yaitu di 15 Zhejiang Lu. Gereja ini adalah tempat favorit pengambilan foto prawedding. Terbukti banyak banget pasangan yang berpakaian pengantin sedang bergaya diambil fotonya oleh fotografer, baik yang profesional maupun yang amatiran. Lihat gereja ini mirip seperti katedral-katedral peninggalan jaman dulu yang pernah saya lihat seperti di HCM dan Hanoi. Di Qingdao ada juga sebuah Gereja Protestan peninggalan jaman dahulu, namanya Jidu Jiaotang (Protestant Church). Tempatnya juga gak jauh dari sini dekat dengan Signal Montain Park.