Mount Huang, Anhui

Mount Huang, Anhui – Pegunungan yang terletak di Provinsi Anhui selatan, di Tiongkok bagian timur. Vegetasi di pegunungan ini lebih rimbun pada ketinggian di bawah 1100 meter, di mana pepohonan tumbuh sampai batas di 1800 meter.

Daerah ini terkenal dengan pemandangannya, matahari terbenam, puncak berbentuk istimewa granit, pohon pinus Huangshan, mata air panas, salju musim dingin, dan pemandangan lautan awan dari atas. Huangshan adalah subjek utama lukisan dan kesusatraan Tiongkok tradisional, maupun fotografi modern. Gunung ini merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO, dan salah satu destinasi wisata utama Tiongkok. Huangshan juga merupakan daerah terkenal untuk teh Tiongkok berkualitas tinggi, seperti Huangshan Maofeng, Keemun Hitam, dan Blooming Tea.

Huangshan terkenal akan panorama matahari terbitnya, pepohonan pinus, “puncak granit menonjol aneh”, mata air panas, salju musim dingin, dan pemandangan awan menyentuh pegunungan selama lebih dari 200 hari dalam setahun.

Pegunungan Huangshan memiliki banyak puncak, beberapa di antaranya mencapai ketinggian lebih dari 1.000 meter (3.250 kaki). Tiga puncak tertinggi dan terkenal adalah Puncak Lotus (Lian Hua Feng, 1.864 m), Puncak Terang (Guang Ming Ding, 1840 m), dan Puncak Celestial (Tian Du Feng, harfiah Puncak Ibu Kota Surga, 1.829 m). Situs Warisan Dunia UNESCO mencakup area inti dengan luas 154 kilometer persegi dan zona penyangga 142 kilometer persegi. Gunung-gunungnya terbentuk pada masa Mesozoikum, sekitar 100 juta tahun yang lalu, ketika sebuah laut kuno menghilang karena terangkat. Kemudian, pada masa Periode Quarter, lanskapnya terbentuk dengan pengaruh gletser.

Baca juga :

Vegetasi daerah ini bervariasi sesuai ketinggian. Hutan Mesik menutupi lanskap pada ketinggian di bawah 1.100 meter. Hutan gugur membentang dari ketinggian 1.100 meter hingga batas pohon di 1.800 meter. Di atas titik itu, vegetasi terdiri dari padang rumput alpin. Daerah ini memiliki beragam flora, di mana sepertiga dari famili tumbuhan lumut Tiongkok dan lebih dari setengah famili pakis terwakili. Pinus Huangshan (Pinus hwangshanensis) dinamakan dengan menyandang kata “Huangshan” dan dianggap sebagai contoh semangat karena pohon-pohon berkembang dengan tumbuh langsung dari bebatuan. Banyak pohon-pohon pinus di daerah ini yang berusia lebih dari seratus tahun dan telah diberi nama tersendiri, atau Pinus Penyambut Tamu, yang dianggap berusia lebih dari 1.500 tahun).