Tujuan Wisata Asik Di Macao

Tujuan Wisata Asik Di Macao

daftarwisatadichina.web.id Jika pergi ke China tidak pernah luput dari wisata ke Macao,tempat yang penuh dengan pemandangan indah dan fasilitas mewah . Berikut ini adalah tempat wisata yang harus dituju di Macao.

1.Macau Tower
Tempat wisata asik di Macau ini juga dilengkapi dengan restoran, pusat perbelanjaan, bioskop dan tentu saja kasino.
Macau Tower setinggi 338 meter ini pertama kali dibuka pada 19 Desember 2001. Pada Observation Deck yang berada di ketinggian 223 meter, pengunjung dapat melihat Macau dari berbagai sisi. Pengunjung bisa menikmati indahnya Macau Peninsula, Taipa, Coloane bahkan melihat Cina dari jauh.

Tempat wisata di Macau ini juga dilengkapi dengan restoran, pusat perbelanjaan, bioskop dan tentu saja kasino. Pengunjung dapat menikmati masakan Cina, Jepang, Portugis, India , bahkan Italia. Selain itu bagi penyuka belanja, pusat perbelanjaan di Macau Tower ini juga menyediakan berbagai merk internasional.

Cara palings eru menikmati tempat wisata di macau ini adalah dengan bungee jumping dari tower ini. Pengunjung terjun dari ketinggian 233m. Pengunjung akan terjun bebas, kemudian melambat di ketinggian 30 meter lalu memantul. Tempat wisata di macau ini juga menawarkan Night Bungy.

Buat yang tidak cukup berani dengan Bungy Jumping, Macau Tower juga menyediakan paket yang lebih soft, yaitu Sky Jump. Dari ketinggian yang sama dengan Bungy Jumping, pengunjung meluncur turun dengan posisi berdiri dan menyentuh tanah dengan sangat pelan di lantai dasar.

Harga tiket masuk publish rate dewasa HK$ 135 dan anak HK$ 73.

Baca Juga : Wisata Alam Terindah di Yunnan China

2.Kun Iam
Patung tempat wisata di Macau ini dibuat dari sekitar 50 ton perunggu cor, dan memiliki ketinggian 20 meter
Penduduk lokal menyebutnya Patung Guan Yin. Ini adalah sebuah karya terakhir yang merupakan bagian dari rangkaian Monumen Persahabatan Tiongkok-Portugal. Tempat wisata di Macau ini terletak di sebuah pulau buatan yang terhubung ke tepi pantai oleh sebuah jembatan sepanjang 60 meter.

Kun Iam dalam bahasa Kantonis adalah nama figur bodhisatva dalam Buddhisme Mahayana dan Vajrayana yang merupakan perwujudan sifat welas asih dan kasih sayang. Dalam bahasa Mandarin figur bodhisattva ini disebut “Guan Yin” dan dalam bahasa Sanskerta adalah Avalokitesvara.

Wajah patung ini secara khusus dirancang untuk menunjukkan “Universalitas” yang diekspresikan dalam konsep “Ekumenis” yakni tanpa menunjukkan ciri khas etnis tertentu.

Patung tempat wisata di Macau ini dibuat dari sekitar 50 ton perunggu cor, dan memiliki ketinggian 20 meter. Bagian fondasi patung berbentuk seperti bunga lotus yang memiliki luas 600 meter persegi. Di dlaam pondasi terdapat Ruang Kontemplasi di mana pengunjung dapat beristirahat.

Kubah ini didekorasi dengan figur, simbol, dan teks yang terkait dengan Lao Tse, Konfusius, Mencius, dan Buddha. Dilukis pada kertas nasi oleh seniman lokal Kwok Woon dan Joana Ling.

3.Kuil A-Ma
Kuil tempat wisata di Macau ini terdiri dari ruang berdoa, paviliun dan halaman yang dibangun di bukit berbatu
Kuil yang dibangun sejak tahun 1.488 ini dibangun untuk memperingati Matsu, dewi pelaut dan nelayan. Menurut legenda “A-Ma” berasal dari nama seorang gadis miskin yang ingin pergi ke Canton namun tidak diizinkan ikut kapal seorang pedagang kaya.

Seorang nelayan miskin mengizinkannya ikut. Kemudian, sebuah badai menerjang dan menghancurkan semua kapal di lautan kecuali kapal yang ditumpangi gadis miskin tersebut. Setibanya di Makau gadis itu menghilang dan kembali menampakkan diri sebagai seorang dewi.
Kuil tempat wisata di Macau ini terdiri dari ruang berdoa, paviliun dan halaman yang dibangun di bukit berbatu dan disambungkan dengan jalan berputar melewati gerbang bulan dan taman-taman kecil. Di pintu masuk terdapat sebuah batu besar yang mengukir benda pelayaran tradisional

Berdoa di kuil A-Ma tidak sekedar memberikan nuansa religi yang mendalam namun juga keindahan arsitektur kunonya. Kuil yang mengadaptasi dari budaya China ini terlihat dari puisi dan prasasti yang diukir pada batu di kawasan ini.

Walaupun arsiteturnya sederhana, dibandingkan kuil lainnya, namun setiap ruangan kuil tempat wisata di macau ini didesain dengan tujuan tertentu. Seperti aula tempat berdoa yang didedikasikan untuk Dewi Pelaut dengan struktur granit.

4.Reruntuhan St. Paul
Tempat wisata di Macau ini aslinya dibangun dengan batu putih dan memiliki atap dengan kubah besar.
Pertama kali dibangun pada tahun 1580, Gereja St. Paulus mengalami kebakaran pada tahun 1835 sehingga menyisakan bangunan yang kini bisa dikunjungi wisatawan. Padahal konon, tempat wisata di Macau ini aslinya dibangun dengan batu putih dan memiliki atap dengan kubah besar.

Fasad depan gereja ini menampilkan ukiran yang berkaitan dengan kisah gereja Katolik di Asia lengkap dengan beberapa gambar naga dan kapal berlayar. Tidak itu saja, ukiran-ukiran dan ornamen Ruins of St. Paul’s Church juga menunjukkan campur tangan budaya China dalam pembangunan Gereja ini.

Tempat Wisata Xiamen

Tempat Wisata Xiamen

Daftarwisatadichina.web.id – Tiga puluh tahun yang lalu, kota Xiamen, sebuah kota di tenggara Cina dan provinsi Fujian, normal. Tidak menarik untuk membuat banyak orang datang. Tapi sekarang, kota ini adalah kota industri dan wisata yang berkembang pesat.

Harus diakui, pemerintah China pintar membangun sesuatu, sehingga orang datang. Banyak yang harus dipelajari dari China. Selain infrastruktur, pembangunan pariwisata China juga perlu dicontoh. Bagaimana pemerintah China membangun infrastruktur yang mendukung pariwisata, bagaimana mengemas tempat wisata, bagaimana membuat wisatawan mudah dan betah di sebuah kota di China, dan sebagainya. Selama tiga hari (22-25 Oktober 2017) berkesempatan mengunjungi kota yang kini menjadi salah satu kota tercantik di China ini. Untuk berkunjung ke Xiamen, dari Jakarta, ada penerbangan langsung menuju Xiamen menggunakan Xiamen Airlines setiap harinya. Sedikitnya, kumparan mendatangi Beberapa tempat wisata di Kota Xiamen yang memang layak didatangi dan dicontoh oleh Indonesia.

Gulangyu Island
Saya datang ke Pulau Gulangyu pada hari Minggu (22/10) sekitar pukul 16.30 waktu setempat. Karena pas hari libur, tempat wisata ini dijubeli para pelancong, baik pelancong domestik maupun mancanegara. Setiap Sabtu dan Minggu, adalah hari-hari puncak wisatawan berbondong-bondong ke pulau yang terletak antara Pulau Xiamen dengan daratan utama (Mainland) itu. Untuk menuju pulau bersejarah ini, wisatawan harus naik kapal feri dari beberapa dermaga yang dibangun di kawasan Jl Lu Jiang Do. Perlu waktu sekitar 8 menit menyeberang sampai dermaga Gulangyu. Cuaca sangat bagus saat itu, sejuk dengan suhu sekitar 17 derajat Celcius.

Pulau Gulangyu merupakan tempat tinggal orang-orang asing ketika Pelabuhan Xiamen dibuka untuk perdagangan internasional pada tahun 1842. Pada tahun 1903, pulau ini bahkan dikenal sebagai pemukiman internasional. Karena itu, salah satu hal menarik yang bisa dilihat adalah bangunan-bangunan berarsitektur Eropa yang hingga saat ini masih terpelihara dengan baik. Oleh UNESCO, pada pertengahan 2017 lalu pulau ini ditetapkan sebagai world heritage site.

Agar pulau ini semakin menarik wisatawan, pemerintah Xiamen mempercantik pulau ini dengan membangun sejumlah patung besar di bukit dan beberapa tempat. Ada patung Koxinga, pahlawan China zaman dulu, yang dipasang di pinggir pantai sehingga sangat jelas terlihat dari Pulau Xiamen. Saat malam hari, patung ini terlihat jelas dari kejauhan karena dipasangi lampu yang sangat terang. Pemerintah Xiamen juga mempercantik pantai di pulau yang berluas 4 km persegi ini. Aslinya, pantai di pulau ini bukanlah berpasir putih. Namun, saat ini, pulau ini dikelilingi oleh pantai berpasir putih. Entah dari mana pasir putihnya. Yang jelas, tempat ini jadi tempat favorit untuk berfoto, termasuk untuk foto prewedding. Saat saya datang, ratusan calon pengantin sedang melakukan foto prewedding di pinggir pantai.

Pulau ini juga dikenal sebagai pulau piano, karena di tempat ini tersimpan sekitar 200 piano peninggalan warga Eropa. Piano-piano ini disimpan di museum di pulau ini. Karena dikenal sebagai pulau piano, maka bangunan dermaga Gulangyu pun dibuat seperti piano. Di pulau ini, wisatawan tidak bisa berkeliling dengan mobil atau sepeda motor. Wisatawan hanya bisa berkeliling pulau dengan berjalan kaki, bersepeda, atau menyewa mobil listrik buggy. Di pulau yang asri dengan pepohonan ini, penggunaan mobil dan sepeda motor dilarang. Soal makanan, tidak perlu resah. Di pulau ini, ada banyak restoran, terutama seafood, termasuk restoran muslim.

Zhongshan Road
Kawasan ini terletak di tengah-tengah kawasan komersial Xiamen. Lokasi seluas 1 km persegi ini sangat dekat dengan hotel saya menginap: Grand Swiss Hotel. Hanya perlu waktu 10 menit berjalan kaki dari hotel. Lokasi ini sebenarnya adalah tempat berbelanja,. Ada banyak toko yang berada di gedung-gedung yang berderet panjang. Barang yang dijual berbagai macam, seperti makanan, minuman, suvenir, fashion, dan sebagainya. Lokasi utamanya adalah toko-toko di gedung yang berada di samping kanan dan kiri jalan Zhongshan. Jalan ini cukup lebar, sekitar 10 meter. Selain di jalan utama ini, toko-toko juga ada di jalan-jalan yang lebih kecil di kawasan ini.

Bangunan-bangunan yang ada di kawasan ini berarsitektur bagus. Bukan bangunan kuno, tapi bangunan relatif baru. Lokasinya juga sangat bersih. Zhongshan Road akan sangat ramai sejak sore hingga malam hari. Anda bisa membeli oleh-oleh di tempat ini sebelum meninggalkan kota Xiamen. Kawasan ini tidak hanya ramai pada hari Sabtu dan Minggu. Saat saya berkunjung ke tempat ini pada hari Senin (23/10) sore, lokasi ini juga cukup ramai dengan wisatawan. Para pengunjung makin memadati kawasan ini saat malam hari.

Baca juga : Wisata Negara China Qingdao

Zengcuo’an
Lokasi wisata yang relatif baru adalah Zengcuo’an, yang berada di kawasan pantai Xiamen yang agak jauh dari pusat kota. Kawasan ini bernama lengkap: Zengcuo’an, Cultural and Recreational Village. Dulu kawasan ini merupakan perkampungan nelayan. Sempat akan digusur untuk didirikan hotel-hotel bintang lima, namun akhirnya batal.

Salah seorang mahasiswa Xiamen University memelopori untuk mengubah perkampungan nelayan menjadi lokasi wisata. Dia terinspirasi oleh bangunan-bangunan dengan arsitektur menarik, termasuk kelenteng di kawasan ini yang berpotensi jadi tempat wisata bila dikembangkan. Akhirnya, kawasan ini benar-benar jadi kawasan wisata baru yang dikunjungi orang, sementara para nelayan direlokasi ke tempat lain. Pemerintah Xiamen mendukung hal ini.

Selain bisa menikmati bangunan-bangunan unik dan gambar-gambar dinding bangunan yang menarik, wisatawan juga bisa belanja di sini. Namun, kawasan ini berbeda dengan Zhongshan Road yang berada di jalan yang lebar. Zengcuo’an berada di gang yang agak lebar dengan toko-toko yang berdekatan. Barang-barang yang dijual sebagian besar adalah makanan-minuman dan suvenir.

Wisata Negara China Qingdao

Wisata Negara China Qingdao

Daftarwisatadichina.web.idKota Qingdao di Provinsi Shandong, Cina, tidak dikenal. Karena, pada kenyataannya, provinsi Shandong tidak setenar Beijing atau Shanghai. Tetapi tidak buruk jika saya mencoba memperkenalkan provinsi ini melalui Kompasiana. Selama lebih dari lima tahun tinggal di provinsi ini, saya tidak bisa melupakannya. Jika Anda pernah datang ke kota-kota di Cina dan memiliki waktu untuk mengunjungi Qingdao, Anda mungkin akan terkejut dengan keramahan orang-orang. Ya, kota Qingdao di Provinsi Shandong, Cina, terkenal dengan orang-orangnya yang ramah. Mungkin ini adalah satu-satunya kota di Cina di mana rata-rata masyarakatnya sangat ramah.

Kenapa saya bisa bilang mereka ramah? Tak kenalpun, jika kita berpapasan dengan mereka maka mereka akan menyapa ataupun setidaknya memberi senyum. Belum cukup ramahnya? Jika kita terlihat seperti orang yang bingung karena tersesat, tak segan mereka akan membantu ataupun setidaknya menanyakan pada kita sedang kesulitan apa. Makan di pinggir jalan jangan khawatir harga bakalan dinaikkan berlipat-lipat kalau tahu kita orang asing, karena di sana mereka hanya akan memberi harga yang sama untuk setiap orang. Gak ada yang membeda-bedakan harganya. Jadi jangan khawatir ditipu masalah harga.

Menutip dari embah Wikipedia, “Provinsi ini terletak di bagian hilir Huang He (Sungai Kuning) dan memanjang ke laut dalam bentuk Semenanjung Shandong. Shandong berbatasan dengan Teluk Bohai di utara, Hebei di barat laut, Henan di barat, Jiangsu di selatan, dan Sungai Kuning di tenggara; dia juga berbagi perbatasan dengan Anhui, antara Henan dan Jiangsu.”

Ibu Kota dari Provinsi ini adalah Jinan namun kota Terbesarnya adalah Qingdao. Agak-agak sulit juga kalau mau ke Qingdao karena jika dari Indonesia tidak ada pesawat yang langsung menuju ke kota ini. Jika ingin menuju ke Qingdao maka salah satunya adalah melalui transit dulu di Guangzhou ataupun ke Korea. Kalau saya lebih memilih transit di Incheon Korea mengingat Incheon sudah sering saya kunjungin jadi biar gak bingung. Jika menyebut Qingdao spellingnya: “King-tau”

Banyak destinasi yang bisa anda kunjungi di kota ini yaitu :

Wushi Guangchang (May Fourth Square)
Ini terletak dijantung kota Qingdao, tepatnya di Donghai West Road Shinan District. Untuk menuju ke tempat ini bisa naik bus bisa juga naik taksi. Tapi carilah taksi yang bisa masuk ke kota karena ada beberapa taksi yang tidak boleh melewati areanya. Sebaiknya tanya dahulu apakah bisa sampai ke sana atau tidak. Untuk naik taksi tarif di sini tak mahal ada juga sebenarnya taksi gelap. Taksi gelap biasanya merupakan mobil pribadi yang dipakai untuk naksi. Tarif taksi gelap juga gak mahal tergantung kita pintar-pintar nawarnya. Biasanya sopir taksi gelap tidak akan mempermainkan harga. Harganya paling selisih 2 atau 2 Yuan saja dengan taksi biasa. Namun jika ingin naik bus bisa juga, ongkos bus antara 1 sampai 1,5 Yuan.

Wushi Guangchang merupakan patung yang menjadi landmark kota Qingdao. Di sini juga disebut alun-alunnya orang Qingdao. Jika diamati patung ini benar-benar unik bentuknya, apalagi ditambah dengan warna merah yang menyala. Jika malam hari patung ini menjadi yang paling terlihat oleh mata dibandingkan bangunan-bangunan disekitanya. Posisi patung Wushi Guangchang juga menghadap ke laut kuning. Patung ini dibangun untuk memperingati kebangkitan para pemuda pemudi yang berdemo.

Jika ingin melihat-lihat patung ini, pengunjung tak dipungut biaya sama sekali alias gratis. Hanya saja jika membawa kendaraan di sini tarif parkir mahal banget bisa 10 Yuan sampai dengan 50 Yuan, tergantung berapa lama parkirnya. Jika sore hari banyak banget orang yang sekadar jalan-jalan menghirup udara pantai atau olahraga jojing, bermain layang layang, atau hanya sekadar duduk santai sambil memerhatikan debur ombak di pinggir pantai.

Di Wushi Guangchang jika ingin naik kapal mengitari pantai bisa juga hanya dengan uang 50 Yuan (untuk dewasa) dan 30 Yuan (untuk anak-anak) bisa keliling pantai naik kapal selama 30 menit. Di sini juga ada beberapa toko yang menjual pernak pernik hiasan dari kerang kerang laut. Di tempat ini juga favorit masyarakat bermain layang-layang karena angin yang kencang bisa bikin layang-layang mudah banget naiknya. Di dekat patung Wushi Guangchang juga ada lokasi wisata yang lain yaitu Qindao Olympic Sailing Center Tourist. Jadi datang ke tempat ini bisa mengujungi lokasi wisata yang lainnya.

Qindao Olympic Sailing Center.
Lokasinya masih sama dengan Wushi Guangchang hanya pakai jalan kaki gak pake lama sudah sampai kok. Di tempat ini kita bisa lihat tiang semua bendera dari berbagai negara. Untuk masuk ke tempat ini mesti bayar tiket dulu. Qingdao Olympic Sailing Center dibuat untuk perlombaan olahraga layar, karena pada tahun 2008 dipakai olimpiade kapal layar. Sampai saat inipun dijadikan tempat latihan olahraga layar. Ada beberapa koleksi kapal-kapal layar di sini. Sepintas dari jauh saya lihat gedung Qingdao Olympic Sailing Center mirip dengan keong mas TMII tapi pas dekat enggak juga.

Jimo Shi (Jimo Market)
Masih dekat lokasi Wushi Guangchang. Ternyata ada pasar barang palsu, letaknya di Liaochang Sihbei Distric. Untuk menuju ke tempat ini kita mesti berkendaraan dahulu keluar dari area Wusi, letaknya sebenarnya hampir berseberangan dengan area Wushi. Jadi mesti putar arah. Gak sampai 15 menit sudah bisa kok menuju ke sana. Di pasar ini banyak sekali barang-barang tas dan jam dari merek terkenal seperti Gucci, Prada bahkan Hermes juga banyak. Tapi jagan salah semuanya di sini adalah barang aspal (asli tapi palsu). Harganya juga murah untuk kualitas, yaaa lumayan lah. Disarankan kalau mau berbelanja disini mesti super tega nawarnya, karena biasanya kalau pedagang kasih harga 100 Yuan bisa kita tawar hingga 20 Yuan ^_^ jauh kan nawarnya. Hehe2.

Di sini juga selain pasar barang palsu ada juga pasar makanan hasil laut berdiri sejak 1902. Masih di kawasan Jimo Shi. Nah kalau cape jalan-jalan habis melihat dan berbelanja aneka barang mampir dulu deh makan makanan hasil laut seperti cumi bakar, udang bakar sampai kepiting bakar juga. Harganya juga lumayan murah kok. Jangan khawatir apalagi di sini kebanyakan makanan halal.

Baca juga : Wisata Lanzhou Minoritas Muslim

Taidong Commercial Walk Street
Nah kalau muter-muter jalan yang ada di Jimo Shi nanti bisa juga lihat bangunan-bangunan gedung apartemen yang dilukis berbagai macam lukisan. Bukan cuma satu atau dua gedung saja tapi hampir rata-rata di kawasan Taidong bagunannya dilukis dengan lukisan yang unik. Gak bosen kok kalau menyusuri jalan Taidong apalagi di sepanjang jalan merupakan pertokoan berbagai macam barang. Saya yakin anda akan betah berlama-lama hehe bagi saya nih tempat adalah surganya belanja. Cuma jangan sering-sering datang ketempat ini salah salah nanti malah kantong jadi jadi kering.

Lihat seluruh gedung dilukis begitu rupa sedikit heran gimana caranya ya? Lukisan bisa nyambung gitu di seluruh bangunan. Padahal rata-rata apartemen tersebut bisa sampai 12 tingkat. Duh perlu berapa banyak seniman nih buat ngerjain lukisan seperti itu.

Sheng Miaer Dajiaotang (Katedral St. Mikael)
Ada juga sebuah Gereja Katolik dan Protestan di Qingdao ini letaknya juga hampir berdekatan yaitu di 15 Zhejiang Lu. Gereja ini adalah tempat favorit pengambilan foto prawedding. Terbukti banyak banget pasangan yang berpakaian pengantin sedang bergaya diambil fotonya oleh fotografer, baik yang profesional maupun yang amatiran. Lihat gereja ini mirip seperti katedral-katedral peninggalan jaman dulu yang pernah saya lihat seperti di HCM dan Hanoi. Di Qingdao ada juga sebuah Gereja Protestan peninggalan jaman dahulu, namanya Jidu Jiaotang (Protestant Church). Tempatnya juga gak jauh dari sini dekat dengan Signal Montain Park.

Avenue of Stars

Avenue of Stars

Daftarwisatadichina.web.id – Di daerah pelabuhan Victoria, Anda akan menemukan Avenue of Stars. Tempat wisata ini dirancang mirip dengan Hollywood Walk of Fame sebagai bentuk penghormatan terhadap selebriti di industri film Hong Kong. Lokasi Avenue of the Stars berada di area kawasan pejalan kaki Tsim Sha Tsui.

Keberadaan patung perunggu Bruce Lee setinggi 2,5 meter menjadi ciri khas dari Avenue of Stars. Patung ini dibangun pada tahun 2005 dan menjadi lokasi favorit para wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata ini. Selan itu, ada pula cetakan tanda tangan dan nama dari para selebritas Hong Kong lain.

Jackie Chan dan Jet Lee adalah selebriti Hong Kong yang ngetop di mata wisatawan. Tidak mau kalah dengan Hollywood Walk of Fame, di Hong Kong punya Avenue of Stars, tempat melihat cetakan tangan bintang film Hong Kong.

Avenue of Stars terletak di sepanjang jalan Victoria Harbour di daerah Tsim Tsa Tsui, Hong Kong. Tempat ini penuh dengan ikon-ikon film, seperti patung sutradara, patung Jet Lee atau pun kameraman. Letaknya di tepi sungai yang memisahkan kepulauan Hong Kong.

Baca juga : Victoria Harbour

Di tepi Avenue of Stars, kita bisa melihat di seberang deretan gedung tinggi di Hong Kong. Apabila Anda datang pada malam hari, akan tampak lampu–lampu dari gedung pencakar langit tersebut.

Selain itu, ada pertunjukan gratis Symphony of The Light pada malam hari sekitar pukul 20.00. Pertunjukan ini berupa laser dan cahaya di gedung–gedung tinggi. Sangat indah!

Sepanjang jalan di Avenue of Stars, terdapat cetakan tangan dari para selebritis Hong Kong, seperti Jet Lee, Bruce Lee, dan Jackie Chan. Bagi selebritis Hong Kong yang sudah meninggal sebelum tempat ini dibangun, maka kita hanya bisa melihat lambang bintang dan nama dari mereka. Di sini kita juga bisa melihat patung dari Jet Lee, aktor yang cukup fenomenal di Hong Kong.

Apabila capek berkeliling, pengunjung bisa beristirahat dan menikmati makanan yang dijual di dekat tempat tersebut. Banyak sekali pertunjukan yang biasa digelar di sini, sehingga menarik minat pengunjung.

Victoria Harbour

Victoria Harbour

Daftarwisatadichina.web.id – Naik feri Star ke pulau Hong Kong, nikmati salah satu pemandangan terbaik cakrawala kota dan amati lampu-lampu gedung bertingkat di Symphony of Light. Pelabuhan Victoria adalah salah satu pelabuhan terbaik di dunia, dengan lingkungan yang begitu indah, antara cakrawala kota Semenanjung Kowloon dan pulau Hong Kong. Perairan ini juga terkenal karena lokasinya yang sangat baik untuk berbagai olahraga air, dan di pantai Anda akan melihat berbagai toko, restoran, tempat wisata budaya dan tempat wisata lainnya.

Victoria Harbour adalah sebuah pelabuhan alami yang memisahkan antara Central Business District Hong Kong dengan kawasan perbelanjaan dan budaya di Kowloon Peninsula. Perairannya memegang peranan penting bagi Hong Kong selama era pemerintahan Inggris karena kapal digunakan sebagai arena gaming joker123 moda transportasi utama dalam perdagangan rempah-rempah. Dari atas Victoria Peak, Anda bisa lihat ke bawah ke arah pelabuhan ini untuk menyaksikan ribuan perusahaan kapal dunia dan kapal-kapal kontainer melewati perairan ini setiap tahunnya.

Sudut terbaik untuk menikmati pemandangan pelabuhan ini mungkin dari Kowloon Peninsula, di sepanjang promenade Tsim Sha Tsui. Di sini Anda akan temukan ragam hotel bintang 5, restoran, mall, Hong Kong Cultural Centre, Space Museum, dan Art Museum. Bergabunglah bersama warga lokal Hong Kong untuk berjogging bersama atau melakukan Tai Chi di sepanjang promenade ini. Lanjutkan rekreasi Anda ke Avenue of Stars yang dibangun sebagai tribut bagi industri dan bintang-bintang film Hong Kong. Jangan lewatkan kesempatan untuk berfoto bersama patung legenda kungfu, Bruce Lee.

Baca juga : Museum Madame Tussaud

Untuk mendapatkan pemandangan yang utuh dari keseluruhan cakrawala gedung-gedung bertingkat Hong Kong, silakan naik kapal Star Ferry yang ikonik (dan tak terlalu mahal), atau pesanlah tur pesiar, sudah lengkap dengan segala dekorasinya yang spesial. Di atas kapal, nikmati pemandangan 360 derajat dari salah satu cakrawala kota tercantik di dunia ini, terdiri dari beberapa gedung bertingkat dengan arsitektur yang hebat, seperti Stonecutters Island, the Hong Kong Bank, juga Tsing Ma Bridge.

Di malam hari, bergabunglah bersama ratusan pengunjung yang berkumpul di sepanjang Tsim Sha Tsui Promenade untuk menyaksikan pertunjukan Symphony of Lights. Pertunjukan yang terdiri dari lampu-lampu, sinar laser, dan musik ini diadakan setiap malam mulai pukul 20.00 sebagai perayaan semangat umat manusia.

Ragam kapal feri dan pesiar berangkat dari Dermaga Star Ferry di sisi Kowloon, serta Central Pier No. 7 dan Dermaga Wan Chai Ferry di sisi Hong Kong Island.

Museum Madame Tussaud

Museum Madame Tussaud

Daftarwisatadichina.web.id – Bahkan di daerah Victoria Peak, Anda juga dapat meluangkan waktu untuk mengunjungi Museum Madame Tussaud. Di tempat wisata ini, Anda akan memiliki kesempatan untuk berfoto dengan tokoh-tokoh terkenal dunia dalam bentuk patung. Dari sosok mantan pesepakbola David Beckham, sosok Donnie Yen, yang berperan sebagai Ip Man, Ratu Elizabeth dan lainnya.

Kreasi patung lilin yang terdapat dalam museum Madame Tussauds amat sempurna dan persis seperti aslinya. Dalam memilih sosok untuk dijadikan patung lilin, Madame Tussads tak pernah sembarangan.

Hanya tokoh terkenal yang memiliki pengaruh besar yang akan dibuat patung lilinnya. Seperti sosok pemimpin dunia hingga selebriti legendaris.

Sebut saja Mahatma Gandhi, David Beckham, Jackie Chan, Barrack Obama, Lady Gaga hingga Leonardo DiCaprio. Sederet selebriti yang patung lilinnya digilai oleh banyak orang adalah Justin Timberlake dan Kylie Minogue.

Indonesia boleh berbanggga hati karena ada dua sosok penting yang telah dibuatkan patung lilinnya. Yakni Presiden RI pertama, Ir. Soekarno, yang patungnya diletakkan di museum Madam Tussauds Bangkok. Sosok lainnya adalah Presiden RI ke-7, Joko Widodo yang patungnya baru saja diresmikan beberapa waktu lalu. Patung lilin Jokowi dipajang manis di museum Madame Tussauds Hong Kong.

Baca juga : Peak Tram

Tidak hanya presiden saja, ada beberapa selebriti Indonesia lainnya yang telah dibuatkan patung lilin adalah penyanyi Anggun C. Sasmi dan pemain badminton Rudy Hartono.

Berisi replika tokoh terkenal dunia, maka tidaklah mengherankan museum Madame Tussauds selalu ramai dipadati pengunjung. Turis mancanegara berbondong-bondong memasukkan Madame Tussauds dalam agenda destinasi wisata mereka.

Semua demi melihat langsung dan berfoto bersama tokoh idola mereka. Meski belum bertemu dengan sosok aslinya, berfoto dengan sbobet168 patung lilinnya saja sudah dirasa cukup menggembirakan. Kamu salah satunya?

Tak hanya artis dan orang terkenal, tokoh superhero dan animasi juga ada, lho! Seperti Hulk dan Tinkerbell.

Hingga saat ini, museum patung lilin Madame Tussauds sendiri telah tersebar di empat benua dunia. Jumlahnya sendiri kini telah mencapai 24 museum, dengan patung lilin yang berbeda-beda.

Ada museum Madame Tussauds Bangkok, Beijing, Berlin, Blackpool, Chongqing, Delhi, Hollywood, Hong Kong, hingga Istanbul. Selain itu juga ada Madame Tussauds yang amat terkenal, yaitu London dengan Chamber of Horrorsnya dan Madame Tussauds Las Vegas.

Sejumlah kota lainnya yang juga memiliki museum Madame Tussauds adalah Nashville, New York, Orlando, Prague, San Fransisco, Shanghai, Sydney, Tokyo, Vienna, Washington D.C., dan Wu Han.

Lokasi Madame Tussauds yang terdekat dari Indonesia adalah museum Madame Tussauds Singapura yang berada di Imbiah Road. Jika kamu membeli tiket masuknya secara online, kamu harus merogoh kocek US$ 19 atau Rp 180 ribuan.

Selain itu, juga ada Madame Tussauds Bangkok dan Hong Kong. Untuk Bangkok, harga tiket masuk yang dibeli secara online ฿790 atau Rp 303 ribuan. Sedangkan museum Madame Tussauds Hong Kong berkisar HK$249 atau Rp 430 ribuan. Tertarik datang ke sini?

Peak Tram

Peak Tram

Daftarwisatadichina.web.id – Faktanya, Peak Tram adalah transportasi ke Victoria Peak. Namun, Trem Puncak juga merupakan kegiatan wisata populer yang dipilih oleh banyak wisatawan. Selain itu, trem Peak adalah alat transportasi bersejarah, yang telah ada sejak 1888, dan merupakan kereta kabel pertama di benua Asia.

Peak Tram beroperasi mulai dari pukul 07.00 hingga tengah malam dengan durasi keberangkatan setiap 15 menit. Wahana ini merupakan akses masuk ke berbagai tempat di Victoria Peak. Mulai dari Sky Terrace, Museum Madame Tussauds, ataupun The Peak Galleria yang merupakan tempat wisata belanja populer di kalangan para selebritas dunia. Harga tiketnya bervariasi, paling murah seharga HK$32 untuk sekali jalan dan HK$45 untuk tiket pulang pergi. Terdapat selisih cukup besar dibandingkan dengan tiket yang dibarengi akses ke Sky Terrace. Ada pula tiket combo dengan akses ke Museum Madame Tussaud yang dipatok seharga HK$249.

Peak Tram merupakan cara tercepat untuk membawamu ke The Peak. Satu kali perjalanan hanya memakan waktu 7 menit saja untuk perjalanan sepanjang 396m. Peak Tram tersedia dalam 10 s/d 15 menit sekali dan beroperasi sampai jam 7 malam setiap hari nya.

Baca juga : Victoria Peak

Waktu Terbaik Untuk Berkunjung
Sebagai tempat yang memiliki pesona utama di Hong Kong, membuat The Peak menjadi tempat yang paling sering dikunjungi oleh para turis dan warga lokal. Sehingga merupakan hal yang wajar jika terdapat antrian panjang di stasiun tempat kamu menunggu Peak Tram, terutama pada saat cuaca cerah. Jangan kaget jika saat kamu sampai kesana, sudah ada antrian yang mengular panjang hingga ke seberang jalan!

Akhir pekan dan hari libur nasional adalah puncak keramaian di segala tempat. Sebelum kamu pergi berlibur, ada baiknya untuk memeriksa hari libur nasional Hong Kong.
Selain hari – hari yang ramai di atas, kamu juga bisa memerhatikan jam – jam dengan kemungkinan ramai pengunjung. Biasanya hal ini terjadi di sekitar pukul 5 sore, mengingat akan adanya pertunjukan Symphony of Lights pukul 8 malam. Jalan menuju ke bawah juga akan padat setelah pukul 8.30 malam!

Akses Menuju Stasiun Peak Tram

Dengan Hong Kong MTR

Kamu bisa menggunakan MRT Island Line atau Tsuen Wan Line untuk menuju Central Station. Selanjutnya, ambil pintu keluar J2 yang menuju Garden Road. Dari situ, kamu bisa berjalan kaki sekitar 10 menit untuk mencapai Peak Tram Garden Road Station.

Dengan Bus 15C

Jika ingin lebih berhemat, kamu bisa menggunakan bus dengan nomor 15C dari Star Ferry Pier 9 yang berada di Central District untuk menuju Garden Road Tram Station.2 pilihan ini merupakan pilihan terbaik untuk menuju Peak Tram Lower Station, tetapi jika kamu ingin mengetahui lebih lengkap bisa mengunjungi situs ini.

Tiket Peak Tram
Tiket Peak Tram dapat dibeli di stasiun utama. Tersedia tiket 1 kali jalan, tiket pulang-pergi, dan combo pass. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, antrian di tempat untuk pembelian tiket akan bisa menjadi sangat panjang. Kami tidak menyarankan kamu untuk membeli tiket langsung di tempat.

Untuk menyiasatinya kamu bisa membeli Octopus Card yang juga bisa digunakan untuk Peak Tram. Walau begitu, antrian untuk menaiki Peak Tram juga bisa menjadi sangat panjang sehingga membeli Octopus Card tidak akan banyak membantu.

Alternatif lainnya adalah kamu bisa mendapatkan penawaran menarik dari Klook! Dengan membeli tiket Peak Tram tiket dari Klook, kamu bisa mendapatkan Fast-Track Combo dimana kamu bisa melewati antrian panjang dan bisa menghemat waktu!

Victoria Peak

Victoria Peak

Daftarwisatadichina.web.id – Tempat wisata pertama dan wajib di Hong Kong adalah Victoria Peak. Di tempat ini, Anda akan menemukan Torre de los Picos, yang tingginya mencapai 396 meter di atas permukaan laut (msnm). Ini juga The Sky Terrace, yang menawarkan pemandangan 360 derajat, sehingga Anda dapat melihat seluruh lanskap Hong Kong dari ketinggian.

Akses transportasi ke tempat wisata ini tidak terlalu sulit. Anda bisa menggunakan layanan MTR ke Stasiun Garden Road dan naik Peak Tram untuk ke Victoria Peak. Selain naik Peak Tram, Anda juga bisa ke Victoria Peak menggunakan taksi, mobil pribadi, ataupun berjalan kaki via Old Peak Road. Untuk bisa menyaksikan pemandangan menakjubkan di Sky Terrace yang berada di ketinggian 428 mdpl tentunya tidak gratis. Akses masuk ke Sky Terrace bisa Anda dapatkan dengan membeli tiket Peak Tram Sky Pass yang dipatok dengan banderol HK$75 untuk sekali jalan dan HK$88 untuk tiket pulang pergi.

Untuk menggunakan The Peak Tram, naiklah bus nomor 15 C dari Dermaga Central 8 atau jalan dari pintu keluar J atau K di stasiun kereta Central dan belilah tiket The Peak Tram di The Peak Tram Lower Terminus yang letaknya di Garden Road. Jika kamu dari stasiun Admiralty, keluarlah dari pintu keluar C1, dan ikutilah petunjuk menuju The Peak Tram Lower Terminus.

Baca juga : Shanghai Disneyland

Nah, selain dengan trem, yang kemungkinan antriannya akan panjang, berkunjung ke Victoria Peak bisa dilakukan dengan moda transportasi lainnya. Gunakan bus nomor 15 atau 15 B dari Exchange Square Bus Terminus yang letaknya dari Stasiun Hong Kong, pintu keluar D. Bisa juga gunakan bus 15 C dari dari dermaga Star Ferry di pelabuhan Central. Selain itu bisa juga menggunakan mini-bus  nomor 1 di pintu keluar E di Statiun Hong Kong. Taksi juga bisa dipilih, jika kamu tak ingin tersesat. Dengan transportasi- transportasi ini, kamu akan melewati jalan mendaki dan melihat pemandangan yang berbeda. Disepanjang jalan akan ditemukan banyak rumah dan apartemen mahal yang nilainya lebih dari 10.000.000 HKD atau sekitar 17 miliar rupiah.

San Li Tun

San Li Tun

daftarwisatadichina.web.id – San Li Tun adalah suatu kawasan di Beijing yang dominan terkenal dengan kehidupan malam nya. di kawasan ini anda bisa menemukan Bar atau Kafe  penjual makanan khas china.

Daerah yang terkenal dengan pusat perbelanjaan dan kehidupan malamnya adalah San Li Tun. Ini termasuk kawasan elit yang mempunyai banyak restoran mahal, bar, dan club. Restoran yang populer di sini antara lain 1001 Nights yang merupakan restoran Turki dan Spice Spirit yang merupakan restoran yang terkenal dengan kuliner amat pedas, membuat bibir kembang kempis.

Baca juga : Badaling Great Wall

Di sini pun terdapat sebuah mall/tempat belanja yang terkenal banyak dikunjungi wisatawan bernama The Village (2 lantai) dengan restoran yang jumlahnya cukup banyak dan menu variatif, kisaran harga lumayan mahal. Di sebelah mall ada Yashou Market, sama seperti di Silk Market dalam kisaran harganya dan butuh juga kemampuan menawar. Di San Li Tun juga terdapat sebuah kedai pizza yang terkenal memiliki citarasa paling enak di Beijing, namanya adalah Kro’s Nest Pizza, jangan lupa dicoba, ya

Bagi anda yang sedang beriwisata ke Beijing, dan sedang mencari kuliner khas, bar atau kafe, dan pusat perbelanjaan, ada sebuah tempat di Distrik Chaoyang yang menyediakan semua keperluan anda. Terletak di kawasan Sanlitun, kafe, bar, gerai makanan, dan departement store tersedia di sana.

Kawasan ini merupakan kawasan yang populer di Beijing setelah Wangfujin Street, karena banyak wisatawan yang mengunjungi tempat ini untuk belanja, clubing, dan mencari kuliner khas.

Baca juga : Silk Market

Bahkan di tempat ini, terdapat toko-toko dengan merek terkenal di dunia, diantaranya American Apparel, Apple Inc, Dan Adidas.

Daerah ini telah menjadi kawasan perdagangan sejak abad 20, dulunya kawasan ini tidak terlalu terkenal, hanya para pedagang suvenir yang berjualan di tempat ini, namun beberapa tahun terakhir, area di Sanlitun Street ini berkembang menjadi pusat perbelanjaan yang komplit dan dijadikan sasaran bagi para wisatawan yang berkunjung ke Beijing.

Di kawasan ini terdapat banyak tempat untuk clubbing, diantaranya ada No-52 bar, Downtown Cafe-Bar, Day Off Bar, Top Club Beijing, Swing Bar, Boys-Girls Bar, dan lain-lain. Bar dan kafe tersebut berada di sepanjang Jalan Sanlitun. Bagi anda penggemar clubbing, tempat-tempat diatas sangat cocok untuk anda.

Cara menuju lokasi :

naik subway (kereta bawah tanah) jalur 10 turun di Stasiun Tuanjiehu, keluar melalui pintu A.

Tersedia pula tempat penginapan jika anda ingin menginap di sekitar lokasi : Green Tree Inn Capital Airport Hotel, Four Seasons Club.