XiDan

XiDan

daftarwisatadichina.web.id – XiDan merupakan satu kawasan di Beijing yang terkenal dengan pusat perbelanjaannya. Dengan beraneka ragam barang -barang elektronik sampai makanan yang kalin butuhkan.

Di kawasan ini, anda dapat menemukan mal-mal besar yang menjual produk-produk ternama. Rata-rata mal di kawasan ini memiliki 5 hingga 7 lantai. Setiap lantai memiliki fokus penjualan sendiri-sendiri, di lantai paling atas pada mal- mal yang ada di kawasan Xidan ini biasanya dijual barang-barang elektronik dengan kualitas tinggi. Barang-barang elektronik tersebut misalnya TV plasma, DVD, dan aneka macam gadget seperti tablet, ponsel, smartphone, video game, komputer dan aksesoris lainnya. Anda juga dapat menjual barang-barang elektronik anda di mal-mal di Xidan, tentunya dengan kondisi yang layak.

Baca juga : San Li Tun

Xidan sendiri merupakan kawasan teramai kedua setelah Wangfujing. Mal-mal besar yang ada di kawasan ini juga tak kalah dengan mal-mal yang ada di kawasan Wangfujing. Terdapat juga food court di setiap mal di kawasan ini. Tak hanya itu, di kawasan Xidan terdapat pula toko buku terbesar kedua yang ada di Beijing, namanya Toko Buku Xinhua.

Baca juga : Silk Market

Ada juga toko pakaian yang berada di sepanjang jalan Xidan, yang menawarkan pakaian dengan berbagai model, bentuk dan warna. Pakaian yang ditawarkan biasanya bermerek internasional, dari berbagai negara seperti Korea, Amerika, Singapura, dan Jepang. Kualitas dari pakaian yang dijual di sini cukup bagus, tak kalah dengan yang ada di dalam mal-mal besar yang ada di kawasan ini, namun begitu, anda tetap harus teliti sebelum membeli.

San Li Tun

San Li Tun

daftarwisatadichina.web.id – San Li Tun adalah suatu kawasan di Beijing yang dominan terkenal dengan kehidupan malam nya. di kawasan ini anda bisa menemukan Bar atau Kafe  penjual makanan khas china.

Daerah yang terkenal dengan pusat perbelanjaan dan kehidupan malamnya adalah San Li Tun. Ini termasuk kawasan elit yang mempunyai banyak restoran mahal, bar, dan club. Restoran yang populer di sini antara lain 1001 Nights yang merupakan restoran Turki dan Spice Spirit yang merupakan restoran yang terkenal dengan kuliner amat pedas, membuat bibir kembang kempis.

Baca juga : Badaling Great Wall

Di sini pun terdapat sebuah mall/tempat belanja yang terkenal banyak dikunjungi wisatawan bernama The Village (2 lantai) dengan restoran yang jumlahnya cukup banyak dan menu variatif, kisaran harga lumayan mahal. Di sebelah mall ada Yashou Market, sama seperti di Silk Market dalam kisaran harganya dan butuh juga kemampuan menawar. Di San Li Tun juga terdapat sebuah kedai pizza yang terkenal memiliki citarasa paling enak di Beijing, namanya adalah Kro’s Nest Pizza, jangan lupa dicoba, ya

Bagi anda yang sedang beriwisata ke Beijing, dan sedang mencari kuliner khas, bar atau kafe, dan pusat perbelanjaan, ada sebuah tempat di Distrik Chaoyang yang menyediakan semua keperluan anda. Terletak di kawasan Sanlitun, kafe, bar, gerai makanan, dan departement store tersedia di sana.

Kawasan ini merupakan kawasan yang populer di Beijing setelah Wangfujin Street, karena banyak wisatawan yang mengunjungi tempat ini untuk belanja, clubing, dan mencari kuliner khas.

Baca juga : Silk Market

Bahkan di tempat ini, terdapat toko-toko dengan merek terkenal di dunia, diantaranya American Apparel, Apple Inc, Dan Adidas.

Daerah ini telah menjadi kawasan perdagangan sejak abad 20, dulunya kawasan ini tidak terlalu terkenal, hanya para pedagang suvenir yang berjualan di tempat ini, namun beberapa tahun terakhir, area di Sanlitun Street ini berkembang menjadi pusat perbelanjaan yang komplit dan dijadikan sasaran bagi para wisatawan yang berkunjung ke Beijing.

Di kawasan ini terdapat banyak tempat untuk clubbing, diantaranya ada No-52 bar, Downtown Cafe-Bar, Day Off Bar, Top Club Beijing, Swing Bar, Boys-Girls Bar, dan lain-lain. Bar dan kafe tersebut berada di sepanjang Jalan Sanlitun. Bagi anda penggemar clubbing, tempat-tempat diatas sangat cocok untuk anda.

Cara menuju lokasi :

naik subway (kereta bawah tanah) jalur 10 turun di Stasiun Tuanjiehu, keluar melalui pintu A.

Tersedia pula tempat penginapan jika anda ingin menginap di sekitar lokasi : Green Tree Inn Capital Airport Hotel, Four Seasons Club.

Silk Market

Silk Market

daftarwisatadichina.web.id – Silk Market adalah salah satu pusat perbelanjaan di China yang menjual sepatu dan kainnya. Market ini sana antik karena didirikan pada saat Dinasti Qing (1644-1991.

Meskipun ada berbagai barang di Jalan Xiushui, barang yang paling menarik adalah sutra. Bahkan sebuah museum sutra dibangun di lantai tiga. 18 pengecer yang telah menawarkan sutra berkualitas tinggi selama bertahun-tahun berlokasi di sana, termasuk beberapa merek Cina yang sudah lama dihormati seperti Ruifuxiang, Shengxifu, dan Neiliansheng. Ruifuxiang berspesialisasi dalam membuat sutra berkualitas tinggi.

Baca juga : Complex of Olympic Stadium

Terutama membuat topi, Shengxifu, sebuah toko berusia sembilan puluh tahun, terkenal dengan pemilihan bahan dan pengerjaan buatan tangan.

Selain sutra, artikel Cina tradisional lainnya seperti teh, porselen, lukisan dan kaligrafi Cina, batu giok Cina, dll. Tersedia di lantai empat. Beberapa keterampilan khas Cina dapat ditemukan di lantai ini, seperti lukisan tangan.

Jika Anda ingin menikmati berbelanja dengan gaya Cina terbaik,

lantai pertama dan kedua tidak boleh dilewatkan. Di dua lantai ini, seseorang dapat melakukan tawar-menawar dengan bebas di Boutique Corridor. Berikut adalah beberapa tips untuk dipertimbangkan ketika Anda berbelanja di sana:

1. Keterampilan yang paling mendasar dan penting di sini adalah kemampuan untuk tawar-menawar. Anda tidak perlu merasa malu atau malu saat melakukan tawar-menawar dengan penjual. Ini adalah bagian dari kehidupan sehari-hari di Tiongkok, sehingga Anda dapat mencoba yang terbaik untuk memotong harga 10% hingga 30% dari penawaran mereka.

2. Anda harus sadar bahwa hampir semua merek barang terkenal dunia di sini adalah tiruan, karena reputasi lokal dan internasional diperoleh karena menjual merek desainer mewah palsu dengan harga yang relatif rendah. Anda dapat membeli sesuatu yang sangat layak jika Anda mau.

3. Berkeliaran, Anda harus ingat untuk pergi ke toko yang berbeda untuk menanyakan harga barang yang ingin Anda beli di Pasar Sutra Beijing. Dengan cara ini, Anda dapat membeli barang dengan harga terendah. Sementara itu, ingatlah untuk memeriksa kualitasnya dengan cermat dan meminta yang lebih baik, jika produknya tidak sempurna.

4. Ketika Anda membeli produk elektronik di pasar, berhati-hatilah untuk memeriksa kualitasnya. Namun, jika Anda lebih suka memperhatikan bentuk daripada kualitas, Anda dapat membeli apa pun yang Anda suka tanpa ragu-ragu. Tapi ingat untuk menawar apa pun jenis artikel yang Anda beli.

Baca juga : Badaling Great Wall

cara menuju ke Slik Market

1. Ambil Bus 28, 43, 120, 126, 403, 639, 673, atau Night Bus 24 ke Yong’anli Lukou Bei dan berjalan ke selatan selama 3 menit ke pasar; atau naik Bus 1, 9, 619, 668, 668 Express, atau Night Bus 1 ke Yong’anli Lukou Xi dan berjalan ke timur selama 5 menit untuk sampai ke sana.
2. Ambil Subway Jalur 1 dan turun di Yonganli.

Jam buka

9:30 ~ 21:00

Badaling Great Wall

Badaling Great Wall

daftarwisatadichina.web.id – Badaling Great Wall adalah Bangunan tembok besar yang di bangun pada masa pemerintahan Dinasti Ming. Dengan memiliki lebih dari 800 dinding dan panjang dinding 7.000 km.

Tembok besar yang medannya lumayan mudah, tidak seberat lokasi yang lain seperti Simatai atau Mutianyu. Terdapat dua pilihan yaitu short course (kiri) atau long course (kanan). Jalur long coure dahulu pernah digunakan shooting Jackie Chan.

Baca juga : Complex of Olympic Stadium

Di sini pun kita dapat mengambil foto dengan pemadangan atau latar belakang yang menakjuban berupa tembok cina yang populer di dunia dan juga ada perbukitan yang mempunyai tulisan Beijing Welcomes You. Tulisan itu dibuat saat penyambutan pada olimpiade tahun 2008. Pokoknya jika anda mengunjungi Beijing, harus mencicipi suasana Badaling Great Wall. Mengapa anda harus mencicipi suasana Badaling Great Wall? ini alasannya:

Badaling Great Wall merupakan bagian paling populer dari the Great Wall. Bagian dari Great Wall ini dilengkapi dengan pegangan tangan, sehingga memudahkan perjalanan anda dalam mengeksplorasi the Great Wall.

Tempat ini fasilitasnya lengkap, bahkan jika anda lelah, anda bisa menyewa mobil listrik lho. Sangat bersahabat untuk kaum lansia bukan? Tempat ini merupakan bagian dari the Great Wall yang paling dekat dengan pusat kota Beijing, sekitar 70 kilometer, dan sangat mudah dijangkau dengan transportasi umum.

Baca juga : Li River Cruise, Guangxi

Dan untuk membangun Great Wall China ini membutuhkan waktu yang sangat lama yaitu ratusan tahun sampai bangunan ini menjadi benar-benar berdiri kokoh. Akhirnya pada tahu 1987, UNESO menetapkan Great Wall China ini sebagai salah satu situs warisan budaya Tiongkok dan bahkan Great Wall China ini masuk ke dalam 7 kejaiban dunia. Tentu masih ingat dong kalau di atlas, kita akan menemukan Great Wall China ini sebagai salah satunya, ya tidak?

Tujuan awal Great Wall dibangun ini adalah untuk menghadang musuh ketika peperangan terjadi. Mengingat kita sendiri tahu jika tembok ini sangat besar dan juga panjang, selain itu lajurnya yang berkelok-kelok membuat para musuh akan kesulitan untuk musuh dijaman dulu sampai. Bahkan lerengnya sangat curam dan terjal untuk didaki sehingga musuh akan kesulitan untuk masuk.

Complex of Olympic Stadium

Complex of Olympic Stadium

daftarwisatadichina.web.id – Stadium Olympic ini di bangun khusus untuk melaksanakan Olympiade pada tahun 2008 dengan China sebagai tuan rumah. Dari segi arsitektur stadion ini di design dengan struktur seperti sarang burung.

Kompleks yang terdiri dari National Aquatics Centre yang dari luar kelihatan seperti sisik ikan, National Stadium dengan nama lain Bird Nest, Olympic Sport Centre, dan National Indoor Stadium ini khusus dibangun untuk olimpiade Beijing yang dilaksanakan tahun 2008 lalu.

Baca juga : Li River Cruise, Guangxi

Mencapai lokasi ini sangat mudah karena ada jalur subway khusus, yaitu line 8 dan anda harus turun di stasiun yang terakhir. Ketika anda mencapai lokasi ini, anda akan dapat menyaksika berbagai macam event-event olahraga semisal sepak bola, olahraga atletik semisal lari marathon dan sprint, atau juga olahraga angkat beban seperti gymnastic.

Jika sedang tidak ada event apapun, tempat ini tetap memancing minat para wisatawan karena tempat ini sangat cocok dijadikan latar berfoto-foto ria. Pada saat ini, tempat ini sedang bersiap akan menyelenggarakan event Winter Olympic Games di tahun 2022 nanti lho

Baca juga : Mount Huang, Anhui

Stadion Nasional Beijing dalam bahasa Tionghoa: ; Tongyong Pinyin: Běijīng Guójiā Tǐyùchǎng), yang juga dikenal sebagai Stadion Nasional atau “Sarang Burung” (鳥巢) berdasarkan arsitekturnya, adalah sebuah stadion yang dibangun khusus untuk menyambut olimpiade di kawasan zona hijau Olimpiade (Olympic Green) Beijing,

Republik Rakyat Tiongkok dan telah dibuka pada bulan Maret 2008. Stadion ini akan menjadi tuan rumah untuk cabang-cabang olahraga yang membutuhkan lapangan dan trek pada Olimpiade Beijing 2008, sekaligus tempat upacara pembukaan dan penutupan.

Stadion ini terletak di sebelah timur Pusat Akuatika Nasional Beijing (Beijing National Aquatics Centre).

Li River Cruise, Guangxi

Li River Cruise, Guangxi

Li River Cruise, Guangxi – Sungai di Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Cina. Sungai ini mengalir 83 kilometer dari Guilin ke Yangshuo, tempat pegunungan karst dan pemandangan sungai menyoroti pelayaran Sungai Li yang terkenal.

Sungai Li berasal dari Pegunungan Maoer di Kabupaten Xing’an dan mengalir ke arah selatan umum melalui Guilin, Yangshuo, dan Pingle. Di Pingle, Sungai Li menyatu dengan Sungai Lipu dan Sungai Gongcheng dan berlanjut ke selatan sebagai Sungai Gui, yang jatuh ke Xi Jiang, anak sungai barat Sungai Pearl, di Wuzhou. Turis perahu rafting berlayar dari Xingping di Sungai Li

Hulu Sungai Li dihubungkan oleh Kanal Lingqu kuno dengan Sungai Xiang , yang mengalir ke utara ke Yangtze ini di masa lalu menjadikan Sungai Li dan Gui bagian dari jalur air yang sangat penting yang menghubungkan Lembah Yangtze dengan Delta Sungai Mutiara .

Jalan Li dan Gui sepanjang 437 kilometer diapit oleh perbukitan hijau. Penangkapan ikan kormoran sering dikaitkan dengan Lijiang. Kapal pesiar wisata dari Guilin ke Yangshuo terkenal, menarik jutaan pengunjung setiap tahun.

Baca juga :

Sungai Li dan anak-anak sungainya mengalir dari Guilin ke Yangshuo, turun dari 141 m di Guilin menjadi 103 m di Yangshuo. Aliran rata-rata melewati Guilin adalah 215 meter kubik per detik , dan sedimen alluvium yang terdiri dari kerikil yang diurutkan dengan baik ditutupi oleh pasir berlumpur , membentuk dataran banjir dan teras di sepanjang rutenya. Namun, itu adalah 2.600 m dari batu kapur Devonian dan Carboniferous dan medan karst di dalam Cekungan Guilin, yang memberikan area tersebut lanskap yang dramatis. Dua jenis khas karst ditemukan, Fengcong, dan Fenglin, yang telah berevolusi selama 10-20 juta tahun terakhir, dalam Kenozoikum.

Karst Fengcong mendominasi jalannya Sungai Li dan didefinisikan sebagai sekelompok bukit batu kapur dengan dasar batu kapur yang sama, dengan depresi atau lumba – lumba yang dalam di antara puncak, dan kadang-kadang digambarkan sebagai karst puncak gugusan depresi karst. Ratusan gua hadir di medan ini, dengan 23 memiliki bagian yang lebih panjang dari 1 km di sepanjang ngarai Sungai Li. Yang terpanjang adalah Sistem Gua Guanyan yang memanjang dari Caoping ke Nanxu.

Fenglin mendominasi wilayah di sekitar Yangshuo dan selatan Guilin dan didefinisikan sebagai bukit kapur terisolasi yang dipisahkan oleh permukaan kapur datar yang umumnya ditutupi oleh sedimen longgar, dan kadang-kadang digambarkan sebagai dataran puncak hutan. Fenglin yang paling terkenal adalah menara karst di sekitar Yangshuo.

Menara-menara ini terdiri dari batu kapur yang kuat dan masif yang terbentuk di dekat sisi vertikal dengan diameter dasar kurang dari 1,5 kali tingginya. Ketinggian menara berkisar antara 30 hingga 80 m di cekungan pusat, tetapi bisa setinggi 300 m di dekat Fengcong. Faktanya, Fenglin berevolusi dari Fengcong dengan pengangkatan tektonik yang lambat dan terus menerus, terkait dengan zona orogenik Himalaya , dan erosi menara yang lebih lambat.

Mount Huang, Anhui

Mount Huang, Anhui

Mount Huang, Anhui – Pegunungan yang terletak di Provinsi Anhui selatan, di Tiongkok bagian timur. Vegetasi di pegunungan ini lebih rimbun pada ketinggian di bawah 1100 meter, di mana pepohonan tumbuh sampai batas di 1800 meter.

Daerah ini terkenal dengan pemandangannya, matahari terbenam, puncak berbentuk istimewa granit, pohon pinus Huangshan, mata air panas, salju musim dingin, dan pemandangan lautan awan dari atas. Huangshan adalah subjek utama lukisan dan kesusatraan Tiongkok tradisional, maupun fotografi modern. Gunung ini merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO, dan salah satu destinasi wisata utama Tiongkok. Huangshan juga merupakan daerah terkenal untuk teh Tiongkok berkualitas tinggi, seperti Huangshan Maofeng, Keemun Hitam, dan Blooming Tea.

Huangshan terkenal akan panorama matahari terbitnya, pepohonan pinus, “puncak granit menonjol aneh”, mata air panas, salju musim dingin, dan pemandangan awan menyentuh pegunungan selama lebih dari 200 hari dalam setahun.

Pegunungan Huangshan memiliki banyak puncak, beberapa di antaranya mencapai ketinggian lebih dari 1.000 meter (3.250 kaki). Tiga puncak tertinggi dan terkenal adalah Puncak Lotus (Lian Hua Feng, 1.864 m), Puncak Terang (Guang Ming Ding, 1840 m), dan Puncak Celestial (Tian Du Feng, harfiah Puncak Ibu Kota Surga, 1.829 m). Situs Warisan Dunia UNESCO mencakup area inti dengan luas 154 kilometer persegi dan zona penyangga 142 kilometer persegi. Gunung-gunungnya terbentuk pada masa Mesozoikum, sekitar 100 juta tahun yang lalu, ketika sebuah laut kuno menghilang karena terangkat. Kemudian, pada masa Periode Quarter, lanskapnya terbentuk dengan pengaruh gletser.

Baca juga :

Vegetasi daerah ini bervariasi sesuai ketinggian. Hutan Mesik menutupi lanskap pada ketinggian di bawah 1.100 meter. Hutan gugur membentang dari ketinggian 1.100 meter hingga batas pohon di 1.800 meter. Di atas titik itu, vegetasi terdiri dari padang rumput alpin. Daerah ini memiliki beragam flora, di mana sepertiga dari famili tumbuhan lumut Tiongkok dan lebih dari setengah famili pakis terwakili. Pinus Huangshan (Pinus hwangshanensis) dinamakan dengan menyandang kata “Huangshan” dan dianggap sebagai contoh semangat karena pohon-pohon berkembang dengan tumbuh langsung dari bebatuan. Banyak pohon-pohon pinus di daerah ini yang berusia lebih dari seratus tahun dan telah diberi nama tersendiri, atau Pinus Penyambut Tamu, yang dianggap berusia lebih dari 1.500 tahun).

The Bund, Shanghai

The Bund, Shanghai

The Bund, Shanghai – Sebut saja gedung yang terkenal di antaranya bangunan Renaissance, Gothic, Beaux-Arts, Romanesque dan Art Deco. Dulunya merupakan dermaga di sepanjang sungai Huangpu, tepat di tengah kota Shanghai. The Bund memberikan sensasi menikmati indahnya sungai Huangpu yang menjadi jantung kota Shanghai dengan deretan bangunan berasitektur menawan di kanan kirinya. Bak berada di Little Eropa! Salah satu bangunan yang paling tersohor adalah Oriental Pearl Tower yang telah banyak dikenal oleh dunia.

Selain memiliki daya tarik gedung-gedung indah, di The Bund juga terdapat patung-patung cantik di beberapa titik yaitu patung The Bund Financial Bull atau pantung banteng emas sampai patung tokoh bernama Chen Yi yang merupakan Walikota pertama di China yang tak lain juga merupakan seorang komunis.

Riwayat The Bund Shanghai

Dulu, The Bund adalah salah satu kawasan tertua dan teramai di Shanghai. Para penguasa asing di Shanghai, yaitu Inggris, Prancis, dan Rusia membangun The Bund untuk menjadi pusat perkantoran. The Bund Shanghai sangat berkembang sejak abad ke-18. Karena itu arsitektur bangunan lama di sana banyak yang bergaya klasik & bercorak arsitektur Eropa seperti art deco. Sebuah Gaya arsitektur yang terkenal dengan klasik, glamour, konsumerisme dan kemewahannya.

Keindahan The Bund Shanghai

Jika kamu punya rencana berkunjung ke The Bund maka mengulik keberadaan ‘Lovers Wall’ adalah salah satu hal yang wajib dilakukan. ‘Lovers Wall’ itu sendiri merupakan tembok kokoh yang berfungsi sebagai pengendali gelombang setinggi 1.700 meter. Memanjang dari Taman Huangpu hingga sungai Xinxai, keindahan tembok ini memiliki kesan romantis.

Baca juga :

Nikmati juga sensasi melewati terowongan bawah air dari The Bund menuju Oriental Pearl Tower di Pudong dengan menggunakan ‘Sightseeing Tunnel’, perjalanan singkat nan mempesona ini hanya akan berlangsung sekitar 3-5 menit. Kita hanya perlu membayar tiket dengan harga 45-55 RMB untuk sekali jalan.

Untuk menikmati malam di The Bund, usahakan jangan melewati jam 10 karena lampu di Oriental Pearl Tower akan dimatikan. Sebaiknya datanglah selepas matahari terbenam jika ingin menikmati panorama city light dengan lebih sempurna.

Honghe Hani Rice Terraces, Honghe

Honghe Hani Rice Terraces, Honghe

Honghe Hani Rice Terraces, Honghe – Cina mencakup sekitar 16.603 hektar di Yunnan Selatan. Itu ditandai oleh teras-teras spektakuler yang mengalir menuruni lereng Pegunungan Ailao yang menjulang tinggi ke tepi Sungai Hong. Selama 1.300 tahun terakhir, orang-orang Hani telah mengembangkan sistem saluran yang rumit untuk membawa air dari puncak gunung berhutan ke teras.

Mereka juga menciptakan sistem pertanian terpadu yang melibatkan kerbau, sapi, bebek, ikan dan belut dan mendukung produksi beras merah, tanaman utama di daerah itu. Penduduk menyembah matahari, bulan, gunung, sungai, hutan dan fenomena alam lainnya termasuk api. Mereka tinggal di 82 desa yang terletak di antara hutan di puncak gunung dan teras. Desa-desa menampilkan rumah-rumah “jamur” jerami tradisional. Sistem pengelolaan lahan tangguh di sawah menunjukkan keharmonisan yang luar biasa antara manusia dan lingkungannya, baik secara visual maupun ekologis, berdasarkan pada struktur sosial dan keagamaan yang luar biasa dan sudah lama ada.

Riwayat Honghe Hani Rice Terraces

Di tepi selatan Sungai Hong di daerah pegunungan di selatan Yunnan, teras Padi Honghe Hani mengalir menuruni lereng menjulang di pegunungan Ailao. Diukir dari hutan lebat selama 1.300 tahun terakhir oleh orang-orang Hani yang bermigrasi ke sini lebih jauh ke barat laut, teras irigasi mendukung sawah-sawah yang menghadap ke lembah-lembah sempit. Di beberapa tempat ada sebanyak 3.000 teras antara tepi bawah hutan dan dasar lembah.

Menanggapi kesulitan dan peluang lingkungan mereka dari gunung-gunung tinggi, lembah-lembah sempit berselang-seling oleh jurang, curah hujan yang sangat tinggi (sekitar 1400mm) dan iklim lembah sub-tropis, orang-orang Hani telah menciptakan dari hutan lebat suatu sistem irigasi yang luar biasa rumit dari irigasi. sawah yang mengalir di sekitar kontur pegunungan.

Properti ini membentang di area seluas sekitar 1.000 kilometer persegi. Tiga area teras, Bada, Duoyishu, dan Laohuzui, dalam tiga cekungan sungai, Malizhai, Dawazhe, dan Amengkong-Geta, mencerminkan perbedaan karakteristik geologis yang mendasarinya. Kemiringan teras di Bada lembut, di Douyishu lebih curam, dan di Laohuzui sangat curam.

Bentang alam mencerminkan sistem hutan empat kali lipat yang terintegrasi, persediaan air, teras dan rumah. Hutan di puncak gunung adalah sumber kehidupan teras dalam menangkap dan mempertahankan air yang dibutuhkan untuk irigasi. Ada empat jenis hutan, hutan ‘pengisian air’ kuno, hutan keramat, hutan konsolidasi, dan hutan desa untuk penyediaan kayu untuk bangunan, makanan, dan kayu bakar. Hutan keramat masih memiliki konotasi yang kuat. Di atas desa adalah tempat untuk Dewa Desa “Angma” (jiwa desa) dan Dewa Perlindungan Tanah “Misong”, di mana penduduk desa berdoa untuk perdamaian, kesehatan, dan kemakmuran.

Celah di bebatuan menyalurkan hujan, dan batu pasir di bawah pegunungan granit menjebak air dan kemudian melepaskannya sebagai mata air. Sistem saluran yang rumit telah dikembangkan untuk menyebarkan air ini di sekitar teras di dan di antara lembah yang berbeda. Empat saluran utama dan 392 parit cabang yang panjangnya total 445,83 km dipertahankan secara komunal.

Baca juga :

Delapan puluh dua desa yang relatif kecil dengan antara 50 dan 100 rumah tangga dibangun di atas teras tepat di bawah hutan di puncak gunung. Bangunan-bangunan vernakular tradisional memiliki dinding yang dibangun dari tanah yang ditabrak, dari bata adobe atau dari tanah dan batu di bawah atap yang tinggi, berpinggul, jerami dengan jerami yang memberikan rumah-rumah itu bentuk ‘jamur’ yang khas. Setidaknya setengah dari rumah di desa-desa sebagian besar atau sebagian merupakan bahan tradisional.

Setiap rumah tangga menanam satu atau dua ‘plot’ sawah. Beras merah diproduksi berdasarkan sistem pertanian dan pemuliaan yang kompleks dan terintegrasi yang melibatkan kerbau, sapi, bebek, ikan, dan belut. Sistem ini disematkan oleh struktur sosial dan keagamaan tradisional yang telah lama ada, berdasarkan pada hubungan simbiosis antara tanaman dan hewan yang memperkuat kewajiban komunal dan kesucian alam dan mencerminkan dualitas pendekatan antara individu dan komunitas, dan antara manusia dan dewa. , satu memperkuat yang lainnya.

Teras sawah Honghe Hani adalah cerminan luar biasa dari sistem pengelolaan lahan ulet yang mengoptimalkan sumber daya sosial dan lingkungan, menunjukkan keharmonisan luar biasa antara manusia dan lingkungannya dalam hal spiritual, ekologi dan visual, dan didasarkan pada rasa hormat spiritual terhadap alam dan rasa hormat baik bagi individu maupun komunitas, melalui sistem saling ketergantungan ganda yang dikenal sebagai ‘sistem sosial Kesatuan Manusia-Dewa.

Suzhou Gardens, Suzhou

Suzhou Gardens, Suzhou

Suzhou Gardens, Suzhou – Estetika yang elegan dan kehalusan taman para cendekiawan ini dan gaya dan fitur mereka yang halus sering ditiru oleh berbagai taman di bagian lain Cina, seperti yang ada di Chengde Mountain Resort. Sekelompok taman di wilayah Suzhou , provinsi Jiangsu , Cina, yang telah ditambahkan ke Daftar Warisan Dunia UNESCO .

Mencakup periode hampir seribu tahun, dari Song Utara ke akhir dinasti Qing (abad 11-19), taman-taman ini, sebagian besar dibangun oleh para sarjana, menstandarkan banyak fitur kunci dari desain taman Cina klasik dengan lanskap buatan yang ditiru meniru pemandangan alam berupa bebatuan, bukit, dan sungai dengan paviliun dan pagoda yang berlokasi strategis.

Estetika yang elegan dan kehalusan taman para cendekiawan ini dan gaya dan fitur mereka yang halus sering ditiru oleh berbagai taman di bagian lain Cina, termasuk berbagai Taman Kekaisaran, seperti yang ada di Chengde Mountain Resort. Menurut UNESCO , kebun-kebun di Suzhou “mewakili pengembangan desain taman lanskap Tiongkok selama lebih dari dua ribu tahun,” dan mereka adalah “bentuk seni taman yang paling halus”.

Baca juga :

Taman lanskap ini berkembang di pertengahan Ming hingga dinasti Qing awal, menghasilkan sebanyak 200 taman pribadi. Saat ini, ada 69 taman yang dilindungi di Suzhou, dan semuanya ditetapkan sebagai “Situs Warisan Nasional” yang dilindungi. Pada tahun 1997 dan 2000, delapan taman terbaik di Suzhou bersama satu di kota kuno terdekat Tongli dipilih oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia untuk mewakili seni taman klasik bergaya Suzhou.

Perancang taman Suzhou yang terkenal meliputi Taman Administrator Humble – Taman Terbesar Suzhou,
Taman Lingering – Terkenal karena Arsitekturnya Yang Mencengangkan, Master of the Nets Garden – Taman Terkecil Suzhou, Taman Lion Grove – Didominasi oleh Formasi Batuan yang Rumit, Paviliun Canglang – Taman Tertua di Suzhou.